Ibu Princess Leia Star Wars Meninggal Sehari Setelah Anaknya Berpulang

0
266
Princess Leia Star Wars
Sumber gambar: Den of Geek

Kesedihan keluarga dan kerabat dari Carrie Fisher, pemeran Princess Leia Star Wars belum usai, tetapi rupanya mereka harus kembali dikejutkan oleh kepulangan dari ibunda Carrie yang juga seorang aktris, Debbie Reynolds.

Debbie Reynolds mengalami stroke sehari setelah putrinya meninggal hingga akhirnya ia berpulang di rumah sakit Cedras-Sinai, Los Angeles, Amerika Serikat. “Ia (Debbie) ingin bersama dengan Carrie,” ujar Todd Fisher yang merupakan anak dari Debbie dan saudara kandung dari Carrie Fisher. Debbie meninggal di usia 84 tahun.

Debbie sendiri adalah seorang aktris yang melegenda, bagi kamu yang suka film vintage, pasti pernah mendengarnya bernyanyi. Debbie memang menjadi aktris terkemuka dengan tampil di judul-judul hits pada tahun 50 dan 60-an seperti Singin’ in the Rain, How the West was Won dan The Unsinkable Molly Brown. 

Princess Leia Star Wars
Elizabeth Taylor, Eddie Fisher, dan Debbie Reynolds

Kehidupan Debbie sebelumnya bisa dikatakan mirip dengan prahara Jennifer Aniston-Brad Pitt-Angelina Jolie karena mantan suami Debbie, Eddie Fisher meninggalkan dirinya untuk selebriti kenamaan lainnya, Elizabeth Taylor. Kepada Express, Debbie mengungkapkan bahwa dirinya lebih tertarik untuk mengurus anak-anaknya daripada mengejar suaminya.

https://youtu.be/xdjuEwRSKJA

Tahun lalu, Carrie Fisher mengatakan kepada audiens di acara SAG Lifetime Achievement Award bahwa Debbie adalah seseorang yang lebih dari sekedar ibu baginya dan ia merasa agak susah untuk membagi ibunya dengan fans yang menyukainya.

Tidak hanya dikenal sebagai aktris yang menampilkan dirinya di layar, Debbie pun sempat menjadi seorang pengisi suara untuk film kartun Rugrats sebagai Lulu Pickles dan The Penguins of Madagascar sebagai Granny Squirrel.

Princess Leia Star Wars

Pemilik nama asli Mary Frances Reynolds ini tidak hanya bergerak di bidang kesenian namun juga di bidang sosial. Debbie sempat bergabung dengan organisasi The Thalians yang memfokuskan diri mereka kepada anak-anak dan orang dewasa yang memiliki gangguan mental sebelum akhirnya keluar pada tahun 2011 dan menjadi emerita member (sebutan untuk seorang perempuan yang tetap memegang gelar yang ia sandang saat berada di dalam sebuah organisasi meskipun ia sudah keluar dari organisasi tersebut).