Kasih ibu memang benar-benar sepanjang masa kepada anak-anaknya. Ungkapan ini memang sering terdengar di Indonesia, tetapi sebenarnya berlaku juga untuk semua ibu di dunia. Salah satunya adalah Joni Gatlin, seorang ibu dari Florida yang berhasil membesarkan anak gadisnya dengan penyakit langka. Putrinya yang bernama Madison Gatlin sejak lahir menderita penyakit aneh bernama CLOVES. Penyakit langka tersebut berjenis tumor yang menyebabkan cairan limfatik membengkak di bawah lengan dan dadanya. Hal itu membuat lengan dan dada Madison menjadi membesar dan tidak normal. Bahkan saking besarnya, putri dari Joni Gatlin itu dijuluki “Baby Hulk” oleh orang tuanya sendiri. Hal itu dikarenakan besar tangan dan dadanya mirip dengan karakter komik Hulk dari Marvel.

kasih ibu

Penyakit langka tersebut benar-benar sangat jarang sekali di derita manusia, bahkan total hanya ada 200 manusia di dunia saja yang terkena penyakit aneh tersebut. Awalnya dokter menemukan ada sebuah cairan yang tidak asing di minggu kelima belas dan mengatakan bahwa sang gadis kecil itu beruntung bisa selamat. Tentu saja hal itu juga karena dukungan kasih ibu yang sangat besar. Sejak lahir, dada bagian atas dan lengan dari Madison membesar, bahkan beratnya mendekati 5 Lbs (2,2 kg) mirip berat sekantong gula. Awalnya kemungkinan Baby Hulk bisa selamat dari penyakit aneh itu. Namun setalah perawatan delapan bulan, Madison mendapatkan mukjizat dan mamp menghindari kematian yang bisa datang kapan saja.

Sang ibu memang tak mau menyerah begitu saja. Bahkan dengan rasa kasihnya yang besar, Joni mampu membimbing Madison untuk tetap terus hidup. Kini Madison sudah mampu melakukan kegiatan yang dilakukan balita lainnya. Bahkan kini Madison sudah belajar untuk bisa berjalan dengan kedua kakinya, padahal pihak kedokteran sebelumnya sempat pesimis bahwa gadis itu tak akan pernah bisa berjalan lagi.

kasih ibu

Hingga kini, untuk mencegah pertumbuhan dari perluasan sel tumor tersebut, para spesialis melakukan penarikan sejumlah kecil cairan yang dihasilkan sel tumor tersebut. Setelah itu diinjeksikan kembali dengan campuran obat-obatan dan garam. Selain itu lukanya harus dikompres 24 jam sehari dan cairannya harus dikeringkan dua kali sehari. Seiiring berjalannya waktu, pihak keluarga berharap bahwa pengobatan akan mengurangi pembekakakan, sehingga suatu titik dimana ahli bedah berani melakukan operasi. Hingga saat itu tiba, Joni selalu menemani Madison di rumah dan terus bersyukur pada Tuhan telah memberikan anak mujizat untuknya.

kasih ibu
Photo: Caters News