Tangis Ria Ricis, Ungkap Momen Terberat dalam Hidupnya

riaricis1795

Setelah bercerai dari Teuku Ryan, kehidupan Ria Ricis makin menjadi sorotan hingga sekarang. Seperti halnya beberapa waktu lalu, ketika YouTuber kondang itu menjadi bintang tamu dalam acara yang dipandu Raffi Ahmad. Ricis mengungkapkan momen terberat dalam hidupnya.

Menurut Ria Ricis, momen terberat dalam hidupnya bukanlah saat hakim meresmikan perceraiannya dengan Teuku Ryan. Melainkan justru saat ia kehilangan ayahnya, Sulyanto tahun 2021 lalu.

Sebagai anak bungsu, Ricis memang diketahui sangat dekat dengan ayahnya. Ia merasa kehilangan sosok ayah, sebab dirinya tak memiliki seorang kakak laki-laki.

“Yang paling berat kehilangan papa. Kan aku enggak punya abang,” ujar Ria Ricis dikutip dari kanal YouTube Rans Entertainment.

Baca Juga: Fokus Perbaiki Diri Usai Cerai, Ria Ricis Malah Disebut Narsistik

Apalagi, Ricis tak bisa mendampingi ayahnya di detik-detik terakhir dalam hidupnya. Sebab, ia waktu itu menetap di Jakarta, sementara ayahnya di Batam.

“Terus sama papa juga jauh kan jaraknya. Papa terakhir di Batam aku di Jakarta. Terus pas papa pulang aku enggak di rumah. Enggak (temenin sampai ke liang lahat),” ucap Ricis sambil menangis.

Raffi Ahmad yang melihat Ricis menangis pun merasa tak tega. Ia pun meminta maaf kepada mantan istri Teuku Ryan tersebut. “Yah udah nangis. Salah kalik aku tanya ini, maaf ya Cis,” papar Raffi Ahmad .

“Semuanya kalau ditanya hal berat pasti sedih ya. Kan a Rafi,” jawab Ricis.

Baca Juga: Cerai dari Teuku Ryan, Ria Ricis Kini Berencana Operasi Kantung Mata

Terakhir, ibu satu ini mengenang pesan yang selalu disampaikan ayahnya kepada dirinya saat masih hidup. Mendiang ayahnya berpesan, Ricis harus menjadi wanita yang kuat dan selalu bekerja keras.

“Dulu waktu sekolah papa selalu anter jemput aku terus. Papa itu pekerja keras, selalu sampaikan ke aku dan kakak-kakakku meski perempuan jangan lembek. Jadi harus kerja keras, tahan banting. Papa bilang jadi anak perempuan enggak boleh nangis. Kalau papa liat aku nangis tuh, ‘adek enggak nangis’ Papa enggak suka anak-anaknya cengeng. Perempuan harus kuat,” tuturnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here