12 Superfood yang Mampu Mendetoksifikasi Tubuh – Bagian 2

0
146
Foto: Pexels

Merasa loyo atau hilang keseimbangan? Punya masalah dengan kulit, atau gangguan pencernaan? Mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mendetoksifikasi tubuh.

Detoksifikasi (detoks) adalah proses pengeluaran racun, atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Salah satu cara mendetoks tubuh, adalah mengonsumsi bahan makanan bernutrisi dan menyehatkan. Selain lemon, jahe, selada air, bit, teh hijau dan bawang putih yang sudah dibahas sebelumnya, berikut ini enam bahan lain yang bermanfaat untuk detoks.

1Beras Coklat

Beras cokelat (brown rice) atau beras pecah, kulit tampilannya mirip beras merah. Tetapi warnanya coklat muda sedikit kusam. Meski warnanya kurang menarik, beras coklat mampu membersihkan sistem metabolisme, sekaligus meningkatkan kondisi kesehatan.

Beras coklat mengandung zat-zat gizi yang sangat penting bagi proses detoksifikasi, seperti vitamin B, magnesium, mangan, dan fosfor. Jenis beras ini juga kaya serat yang baik untuk membersihkan usus, serta selenium yang membantu menjaga kesehatan hati dan memperbaiki kondisi kulit. Masak beras coklat seperti biasa, dan gunakan sebagai pengganti beras putih.

2Artichoke

Foto: Net

Bahan ini baik untuk memulihkan kondisi tubuh, setelah Anda mengonsumsi makanan berlemak dan minuman beralkohol. Sayuran berbentuk unik ini, kaya antioksidan dan serat yang membantu tubuh mencerna makanan berlemak.

Artichoke juga memiliki kemampuan menstimulasi dan meningkatkan kerja hati, yang merupakan organ utama dalam pengeluaran racun dari tubuh. Masukkan artichoke sebagai
salah satu bahan salad buatan Anda.

3Kol

Selain membantu menurunkan berat badan, kol juga salah satu bahan makanan yang baik untuk detoksifikasi. Kol kaya kandungan unsur kimia sulforaphane, yang membantu tubuh memerangi racun. Kol juga memiliki kandungan glutathione, sejenis antioksidan yang membantu fungsi detoksifikasi pada organ hati. Konsumsi sup kol atau salad kol, dapat mempercepat proses detoksifikasi.

4Minyak Omega 3

Minyak Omega-3 atau minyak ikan, membantu melapisi dinding usus. Racun dapat di serap dengan mudah oleh minyak jenis ini dan segera di keluarkan oleh tubuh. Untuk mendapatkan keuntungan dari minyak omega-3, masukkan alpukat, buah zaitun, dan minyak flax seed dalam menu detoksifikasi Anda.

5Rumput Laut

Tambahkan rumput laut segar ke dalam smoothies Anda, untuk membantu membersihkan tubuh dari timbal, kadmium dan strontium kimia radioaktif. Sebagai bonus tambahan, rumput laut penuh yodium, yang mampu mempercepat proses metabolisme. Rumput laut juga kaya antioksidan yang mampu menangkal racun masuk dalam tubuh, sekaligus mampu mendetoksifikasi hati. Kandungan seratnya juga tinggi dan baik bagi percernaan.

Perlu di ingat, hanya konsumsi rumput laut segar, olahan dan kering yang tidak dibubuhi garam atau bahan penambah rasa. Sajikan rumput laut untuk salad, campuran smoothies, jus atau campuran minuman.

6Rumput Gandum

Rumput gandum (wheatgrass) yang masih muda, mengandung 70% klorofil (pigmen hijau tumbuhan). Klorofil membantu membangun kembali sel darah merah di dalam tubuh, sehingga dapat menstabilkan tekanan darah. Konsumsi wheatgrass tiap hari minimal 300 g dalam bentuk jus juga bersifat antibakterial.

Wheatgrass kaya vitamin B dan mineral yang baik untuk kelancaran metabolisme tubuh, dan mengontrol nafsu makan. Bahan ini juga efektif untuk menurunkan gula darah, sekaligus membuang sisa metabolisme.

Wheatgrass juga dapat mengembalikan enzim yang mulai menipis dikarenakan bertambahnya usia. Sajikan wheatgrass untuk salad atau jus segar setiap hari. Manfaatnya akan sangat terasa. • nik/bbs/rez