Sarwendah Layangkan Somasi Terbuka Bagi Akun Penyebar Hoaks

LAYANGKAN SOMASI: Sarwendah bersama kuasa hukumnya saat konferensi pers. (Foto: Reza/Nyata)
LAYANGKAN SOMASI: Sarwendah bersama kuasa hukumnya saat konferensi pers. (Foto: Reza/Nyata)

Sarwendah Tan akhirnya mengambil tindakan tegas berupa somasi pada warganet dan para pemilik akun media sosial yang menyebarkan berita tidak benar atau hoaks tentang hubungannya dengan anak anaknya.

“Jadi setelah diskusi panjang dengan kuasa hukum, saya akan mengambil tindak tegas dan jalur hukum. Sebab masalah ini telah bergulir lama sekali. Akhirnya, saya memberanikan diri untuk mengambil tindakan tegas,” jelas Sarwendah Tan saat ditemui dikawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (15/5).

Istri presenter Ruben Onsu itu menyebut hal ini dilakukan karena sudah sangat menganggunya serta anak-anaknya. Sarwendah mengambil langkah somasi sebagai upaya untuk menjaga mental anak-anak apalagi mereka kini tengah bertumbuh besar.

“Mereka sudah bisa baca komen-komen di media sosial dan sudah tahu juga arti komen itu seperti apa. Dengan kondisi seperti inilah, maka saya harus menjaga dan melindungi mereka semua,” jelas Sarwendah.

| Baca Juga: Sarwendah Siap Laporkan Komentar Miring Dirinya dan Betrand Peto

Wanita berusia 34 tahun ini memang kerap diserang dengan gosip miring. Bahkan yang paling hangat, dia digosipkan memiliki hubungan terlarang. Mulai dengan putra sambung, Betrand Peto Putra Onsu hingga memiliki hubungan dengan adik iparnya, Jordi Onsu.

“Saya selalu berusaha belajar menjadi ibu yang tidak membeda-bedakan anak-anaknya dan adil kepada mereka. Tapi kalau misalnya iktikad dan niat baik atau ketulusan saya seperti itu di-framing dan difitnah orang pasti ada rasa sedih dan kecewa,” jelasnya.

“Pemberitaan seperti ini sangat mempengaruhi psikolog anak-anak saya. Jadi kalau ditanya anak saya punya psikolog, jawabnya punya. Mereka jadi korban dari berbagai komentar miring tersebut sejak bertahun-tahun lalu. Mereka bisa baca dan punya teman teman juga,” lanjut Sarwendah.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu memberikan penjelasan maksud framing seperti yang disebutkan kliennya. Menurutnya mengambil atau memotong situasi tertentu yang langsung ditambahkan kata-kata yang tidak pantas lalu membuat dan menggiring opini publik. Sebagai ibu, Sarwendah berusaha menjadi ibu yang baik dan tidak membedakan anak-anaknya.

| Baca Juga: Sudah 2 Bulan, Sarwendah Pisah Rumah dengan Ruben Onsu

Oleh karena itu, didampingi kuasa hukumnya, Sarwendah menyampaikan somasi terbuka kepada beberapa akun TikTok yang dianggap selama ini melakukan framing terhadap Sarwendah dan keluarganya.

Akun TikTok tersebut diduga bernama Cancer@andai065, sukabakso@_aya04, jayamulia@kobil, fullcheckbio@full.chek.bio dan j2_pj2_aps.

“Maka per hari ini kami mengajukan somasi terbuka. Kenapa somasi terbuka karena yang melakukan komen itu sudah banyak. Kalau yang komen misal hanya satu dua orang saja, kami cukup melakukan somasi saja. Tapi karena ini jumlahnya sudah banyak, maka yang kami lakukan adalah somasi terbuka,” jelas Chris Sam Siwu.

Kuasa hukum lainnya, Abraham Simon, menambahkan, bagi pemilik akun TikTok tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Sarwendah secara terbuka dalam waktu 3×24 jam sejak somasi terbuka ini disampaikan.

| Baca Juga: Cara Sarwendah Jaga Kecantikan Supaya Tetap Awet Muda

Selain itu mereka juga harus menghapus tulisan atau gambar atau foto atau video yang berisi tuduhan atau fitnah yang menyerang, menfitnah dan menyerang nama baik Sarwendah.

“Bila belum ada realisasi sampai batas waktu yang ditetapkan, maka Sarwendah akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan pidana melalui kepolisian serta gugatan perdata,” jelas Abraham Simon. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here