Petisi untuk Shah Rukh Khan Atas Dugaan Pelecehan Agama

0
622
Foto: Sujit Jaiswal/AFP Photo

Shah Rukh Khan kembali memanjakan para penggemarnya, dengan film Zero yang akan rilis pada 21 Desember mendatang. Dalam trailer-nya, Shah Rukh Khan nampak berperan sebagai pria bertubuh kerdil, yang jatuh cinta pada seorang gadis cantik.

Namun sebelum dirilis, rupanya Zero sudah mendapat komplain dari salah satu kalangan di India. Dilansir dari Hindustan Times, komunitas pemeluk agama Sikh merasa terganggu.

Baca juga: 16 Seleb Dunia Ini Pernah Lakukan Hal Aneh Bahkan Jadi Kebiasaan

Dalam sebuah poster, Shah Rukh Khan nampak membawa benda seperti Kirpan. Diketahui, Kirpan adalah benda suci bagi kaum Sikh, yang bentuknya menyerupai belati kecil.

Foto: Hindustantimes.com

Penggunaan Kirpan dengan cara seperti dalam poster tersebut, dinilai sebagai bentuk pelecehan. Amritpal Singh Khalsa, mewakili kaum Sikh melayangkan petisi, untuk Shah Rukh Khan dan tim yang bertanggungjawab atas film Zero.

Baca juga: Cerita Kocak di Balik Keputusan Ringgo dan Sabai untuk Menikah

Selain Kirpan, Amritpal juga menyoroti benda mirip Gatra (sabuk tempat menyimpan Kirpan), yang dikenakan oleh Shah Rukh Khan. Lantaran hal itu, Amritpal meminta agar pihak Zero menghapus adegan saat sang aktor membawa benda mirip Kirpan dan Gatra.

“Saya rasa hanya para Sikh yang memiliki hak untuk memakai dan membawa Kirpan, seperti pada pasal 25 (kitab Sikh). Jadi dia (Shah Rukh Khan) jelas melanggar pasal tersebut,” ungkap Amritpal.

Baca juga: Kini Tajir Melintir, Inul Daratista Flashback Modal Nikah Hanya 500 Perak

Di lain sisi, pihak Zero telah memberikan tanggapannya atas tudingan tersebut. Menurut mereka, belati yang ada pada poster tersebut merupakan Katar.

“Belati yang ada pada gambar itu adalah Katar, dari anak benua India. Dimana itu sama sekali tidak menyerupai Kirpan,” pihak Zero menanggapi.

Baca juga: Gading dan Gisel Ajukan Permintaan yang Sama Usai Putuskan Bercerai

Pihaknya juga mengklarifikasi, bahwa mereka telah berhati-hati dalam pembuatan film tersebut. Sehingga tidak menyakiti perasaan tiap komunitas, termasuk Sikh.

Berdasarkan informasi terbaru, Pengadilan Tinggi Mumbai rencananya akan menindaklanjuti petisi ini pada 30 November 2018 mendatang. (*)