Cantiknya Cut Syifa dalam Balutan Kebaya Bak Bidadari Tanpa Sayap

0
2766
cut-syifa-pakai-kebaya-4
Foto: Dok. Instagram Cut Syifa

Gaya pesinetron muda yang satu ini memang tak pernah lepas dari sorotan. Mulai dari gaya kasualnya, hingga glamor bak princess, tak pernah gagal membuat publik terpana. Termasuk ketika Cut Syifa pakai kebaya, baru-baru ini.

Jumat (4/10), pemain sinetron Jodoh yang Tertukar (2017) tersebut membagikan fotonya ketika mengenakan kebaya berwarna hitam. Lengkap dengan jarik yang cantik. Tak lupa, riasan dan tatanan rambut sederhana yang memberikan kesan elegan. Cantik bak gadis keraton.

Tidak sendiri, dalam foto tersebut Syifa berpose bersama Tsania Marwah dan Aqeela Aza Calista. Keduanya juga mengenakan busana serupa.

Black makes everything’s perfect. So does om @dimassinggih ‘s beautiful dress ๐Ÿ–ค๐Ÿ–ค,” tulis Syifa mengiringi potret yang diunggahnya.

cut-syifa-pakai-kebaya-1
Foto: Dok. Instagram Cut Syifa

Bukan hanya Syifa yang mengunggah potret tersebut. Desainer Dimas Singgih juga mengunggah foto Syifa di Instagram pribadinya. Bahkan ia juga memamerkan penampilan Syifa dalam balutan kebaya putih.

cut-syifa-kebaya
Foto: Dok. Instagram Dimas Singgih

Baca juga: 6 Pelajaran Hidup yang Bisa โ€˜Dicuriโ€™ dari Diary Cut Syifa

Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen. Mereka terpana dengan penampilan Cut Syifa, bahkan ada yang mengatakan ia tampak seperti bidadari.

Cantik luaarr biasa.. bidadari2 ya semua โค๏ธโค๏ธ,” tulis akun @ranggayusuf. “Bidadari tak bersayap @cutsyifaa ๐Ÿ˜˜,” sahut akun @ipik06. “Gabisa berkata2 terlalu cantik syif๐Ÿ˜,” akun @prianamarisa menambahkan.

Baca juga: 7 Inspirasi Mix and Match Topi Baret Ala Si Cantik Cut Syifa

Di sisi lain ada pula yang mendoakan agar Syifa segera mengenakan kebaya untuk menikah.

MasyaAllah pangling bgt dek kelihatan lebih dewasa. Pake wedding dressnya udah, soon yg benerannya ya syif ๐Ÿ˜‹๐Ÿค—,” kata akun @pinkinanna. “Soon jd calon penganten nih ๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜,” sahut akun @mraffasyaalfarizqy menambahkan. (*)