Meski sesungguhnya itu adalah sebuah bentuk bully dari penggemarnya, tapi Mother Monster Lady Gaga lebih senang disebut terlalu gemuk. Pernyataan itu pernah muncul sekitar tiga tahun lalu, ketika berat badan Gaga naik hampir 14 kilogram. Namun, hal itu tidak dia permasalahkan. Mengutip Lady Gaga saat ia menjadi sampul majalah Bazaar beberapa waktu lalu,

“Bukan saatnya saya membiarkan orang lain menganggap saya boneka. Saya manusia. Menjadi bulimia dan anoreksia adalah kesalahan di masa lalu. Sekarang, saya bersyukur dikelilingi orang-orang yang menghargai talenta, kesehatan, dan hidup saya.”

Gettin ☕️ with grandma's 20. Thanks Grandma I love you! ?

A post shared by Lady Gaga (@ladygaga) on

Menjadi penyanyi profesional di usia sangat muda dan harus berhadapan dengan intrik-intrik serta tuntutan pekerjaan yang bejibun membuatnya kelelahan. Akibatnya, Gaga sempat terpikir untuk berhenti menyanyi. “Saya tidak bisa tidur, berasa mati, dan tidak ingin menyanyi lagi. Tapi, ternyata hadir penolong saya,” kata Gaga kepada majalah Parade.

Baca Juga: Lady Gaga Berbagi Pengalaman Traumatis Kepada Remaja Tunawisma

Ingin tahu lebih banyak tentang masalah yang dihadapi Lady Gaga dan seorang penyanyi yang menjadi penolongnya? Baca selengkapnya di Tabloid Nyata edisi 2378 terbit tanggal 27 Januari 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here