Tanpa Kaki, Kiper Indonesia Ini Pukau Dunia

0
108

Nama Eman Sulaeman mungkin masih asing di telingamu, namun lelaki berumur 27 tahun ini adalah rising star dari Indonesia! Mengapa bisa? Eman adalah kiper dari tim Indonesia dalam Homeless World Cup yang diselenggarakan di Skotlandia baru-baru ini. Acara ini memang diselenggarakan untuk orang-orang yang tidak memiliki rumah dan terutama para pengguna narkoba atau ODHA yang dalam masa pemulihan.

Kiper Indonesia ini dulunya adalah seorang pengguna heroin hingga tahun 2013, namun kini, berkat sepak bola, hidupnya jauh lebih baik.

Eman hadir sebagai kiper utama Indonesia dan memiliki performa yang memukau para penonton dan media. Ia lahir tanpa memiliki kaki yang lengkap, namun kepiawaiannya dalam menahan bola untuk tidak boleh kamu ragukan. Eman berhasil menjadi pemain paling disorot saat pertandingan melawan Mexico. Meskipun Indonesia kalah oleh juara bertahan tersebut, tetapi penampilan Eman sebagai penjaga gawang tanpa kaki lengkap membuat banyak orang takjub.

Menjadi Lebih Baik Bersama Para Tuna Wisma

Eman mengaku bahwa dirinya merasa sangat beruntung sudah bisa hadir di Homeless World Cup. Acara ini sendiri memang menjadi salah satu acara amal yang cukup meriah dan menarik banyak penonton. Indonesia pun masuk ke dalamnya sebagai salah satu tim yang dibicarakan. Sebelumnya, Eman diperhatikan oleh Rumah Cemara di Jakarta, salah satu organisasi yang melindungi dan mengayomi ODHA dan orang lain yang membutuhkan.  Rumah Cemara ini merekomendasikan Eman untuk masuk ke dalam tim nasional Indonesia dengan kerja sama Street Soccer Scotland sebagai kiper Indonesia. Tentunya, hal ini tidak disia-siakan oleh Eman karena baginya hal ini bisa merubah hidupnya. Eman pun tergabung dalam organisasi Indonesia Without Stigma yang bergerak di bidang kemanusiaan, terutama untuk menolong orang-orang tidak mampu.

Selain Eman, Indonesia juga memiliki kiper cadangan berumur 44 tahun bernama Wira Danu. Ia mengatakan bahwa Rumah Cemara membantunya dalam memiliki arti hidup. Baginya yang seorang ODHA tanpa rumah dan pecandu heroin, Rumah Cemara adalah tempat yang membuatnya menemukan kembali arti hidup. Terlebih dengan adanya Homeless World Cup ini, para tunawisma menjadi lebih bersemangat dan positif dalam menghadapi hidup mereka. Wah ternyata, kiper Indonesia ada juga yang kece seperti ini ya. Apalagi umurnya masih 27 tahun, sungguh prestasi yang dapat dibanggakan, Eman!