Merasa jenuh terhadap sebuah hubungan adalah hal yang sering dialami oleh berbagai pasangan. Namun, bila kamu belum merasakan tanda-tanda di bawah ini ada baiknya kamu tidak buru-buru mengatakan kata “putus”. Kira-kira apa saja indikasi ingin putus yang bisa kamu lihat di dalam diri sendiri ya?

Kamu lebih memilih untuk bersama orang lain

Ini tidak terjadi sekali atau dua kali, namun hampir setiap hari. Padahal kamu belum menikah atau terikat sesuatu yang lebih dalam dari status berpacaran dengannya, tetapi kamu sudah sangat bosan atau tidak nyaman berada bersamanya. Kamu selalu memikirkan untuk segera cepat-cepat menyelesaikan waktumu bersamanya. Kalau sudah ada tanda-tanda seperti ini, sebaiknya kamu  mencoba untuk melihat tanda-tanda lainnya di bawah ini.

Kamu mulai menyukai kata-kata single

Ketika kamu merasa tidak nyaman dengan kekasihmu, kemudian kamu sering berpikir “Ah, kalau aku single lagi rasanya pasti enak ya!”, berarti kamu sudah mulai jenuh dengan hubunganmu saat ini. Dulu kamu merasa bahwa menjadi single adalah hal yang tidak terpikirkan, sekarang kamu justru terngiang akan segala kegiatan yang bisa kamu lakukan dan perasaan lega yang kamu terima ketika kamu single. Hati-hati, hal ini menjadi salah satu indikasi utama kejenuhan dalam hubunganmu.

Berjuang untuk kebersamaan berdua terasa begitu melelahkan

Dulu, rasanya berjuang untuk kebersamaan membuat kamu begitu bahagia. Dulu, kamu tidak merasa terbebani ketika harus mencari waktu yang pas untuk berdua. Dulu, kamu tidak merasa ada kata lelah untuk membuat pasanganmu bahagia. Namun kini, kamu bahkan tidak mau mencari waktu untuk berdua, semua yang kamu lakukan untuknya terasa begitu susah dan melelahkan. Well, kamu harus mulai bertanya, masihkah kamu ingin menjalin hubungan ini?

Indikasi ingin putus

Kalau sudah bertengkar, kamu tidak akan perduli apakah akan berbaikan atau tidak

Biasanya kalau pasangan sedang bertengkar akan ada rasa “kok dia tidak menghubungi aku untuk minta maaf sih?”, namun kini kamu sudah tidak merasakannya lagi. Malah bisa jadi, kamu merasa jauh lebih lepas ketika pasanganmu terus-terusan marah dan tidak perduli kepadamu. Wah, ini sudah warning.

Ketika kamu merasakan semua hal di atas, mungkin di dalam pikiranmu hanya ada kata putus, putus, dan putus. Bila hubungan ini membuatmu begitu stres dan tidak mengenakkan, cobalah untuk berkonsultasi kepada orang yang kamu percaya. Tetapi bila kamu tidak ingin untuk membebani orang lain, cobalah untuk mengingat kembali apa sebenarnya yang dulu membuatmu mau menjalin kasih dengannya.

Indikasi ingin putus

Apakah karena paksaan? Atau memang karena kamu suka kepadanya? Bila karena alasan kedua, saya sarankan untuk bertanya lagi kepada dirimu, apakah kamu merasa tidak nyaman karena memang pasanganmu tidak berusaha untukmu? Apakah pasanganmu abusive? Ataukah hanya karena kebosanan sementara semata?

Baca juga: 10 Cara Mudah Menjadi Bahagia Saat Ini Juga

Bila kamu benar-benar tidak menemukan titik cerah setelah menunggu beberapa lama dan terus merasakan hal ini, memang ada baiknya kamu memutuskan untuk berhenti menjalin hubungan sebelum hal ini naik ke pelaminan. Namun bila masih ada sedikit saja rasa sayang kepada pasanganmu, coba untuk saling berbicara baik-baik dan ungkapkan perasaan kalian. Bisa jadi, bukan malah putus namun kamu dan dia malah jadi semakin dekat. 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here