Natalie Portman sepertinya berusaha untuk terus menantang dirinya sendiri dalam perjalanan karir beraktingnya. Bukan hanya sebagai seorang aktris, sepanjang tahun 2015 dan 2016 ini, ia pun turut serta berperan sebagai seorang produser untuk beberapa film layar lebar, seperti misalnya Jane Got a Gun, dan A Tale of Love and Darkness. Di penghujung tahun 2016 ini, Portman memilih sebuah peran yang mungkin saja adalah peran terberat yang pernah ia lakoni sepanjang karirnya. Yang Echa maksud adalah film Jackie, yang menceritakan saat-saat pembunuhan presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy, di mana dalam film ini Natalie Portman berperan sebagai Jacqueline Kennedy, istri dari John F. Kennedy.

Natalie Portman
Source: Deutsche Welle

Portman mengakui bahwa memerankan sang Ibu Negara pada momen yang sangat membekas dalam sejarah dan ingatan rakyat Amerika Serikat tidaklah mudah. Ada sebuah beban historis yang ia rasakan dalam film Jackie ini, terutama karena setelan warna pink yang ia kenakan dalam film melambangkan sebuah sejarah yang sangat tragis. Melansir dari situs TheStar, Natalie Portman menjelaskan,

“When it’s clean, it’s foreboding. And afterwards, when it’s got pieces of her husband’s brain on it, it’s really awful. It brings to light for you the fact that this woman literally had her husband’s head explode in her lap.”

Jacqueline Kennedy bersikeras terus mengenakan setelan penuh darah itu sepanjang hari yang kelam tanggal 22 November 1963 itu. Hingga akhirnya setelan itu pun menjadi salah satu lambang sejarah yang paling membekas dalam benak rakyat Amerika. Sedemikian sensitifnya hingga setelan yang dikenakan oleh sang Ibu Negara itu tidak akan dipajang untuk umum hingga tahun 2103, karena dikhawatirkan akan mengundang kemarahan publik.

Natalie Portman dan sang sutradara, Pablo Larraín, tidak ingin menayangkan Jackie di Toronto pada penayangan perdananya tanggal 2 Desember kemarin, karena tidak ingin film ini justru membuat para penonton terlalu tenggelam dalam kenangan tragedi pembunuhan presiden Kennedy. Film ini memang sangat emosional karena menunjukkan hari-hari pembunuhan presiden Kennedy dari sudut pandang istrinya yang berduka, lalu perlahan-lahan menjadi semakin tangguh.

Natalie Portman
Source: People

Jackie pertama kali ditayangkan pada perhelatan Venice Film Festival dan Toronto International Film Festival pada bulan September lalu. Pada kedua acara besar tersebut, Jackie memenangkan penghargaan Best Screenplay, Golden Osella, dan Platform Prize. Film ini lalu tampil untuk publik Amerika Serikat pada tanggal 2 Desember kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here