Makan Coklat Waktu Sarapan Ternyata Baik

Coklat sepertinya jadi guilty pleasure bagi banyak perempuan. Rasanya yang manis dan pahit memang gampang membuat ketagihan. Tapi, banyak yang takut kalau coklat bisa cepat membuat gemuk. Tenang saja, karena coklat tidak harus merusak rencana dietmu. Makan coklat di waktu sarapan ternyata baik untuk diet. Hal ini ditunjukkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Tel Aviv. Sarapan yang memliki kandungan karbohidrat dan protein tinggi bisa mengurangi dorongan seseorang untuk ngemil berlebihan pada sisa hari.

Lebih sedikit ngemil, berarti berat badan bisa lebih terjaga. Dan kita pun memiliki cukup tenaga untuk memulai hari setelah tidur semalaman. Selain itu, sarapan dengan coklat juga bisa menyiapkan otak kita untuk memulai hari. Hal ini karena coklat memiliki kandungan flavanol, yang meningkatkan aliran darah ke otak. Jadi, kita bisa bekerja dengan lebih fokus dan efisien. Coklat juga mengandung serotonin yang berfungsi sebagai anti-depressant, sehingga pikiran pun bisa menjadi lebih rileks dan tenang.

Satu lagi fungsi coklat adalah untuk meningkatkan kinerja otak. Hasil penelitian dari Universitas Syracuse menunjukkan bahwa orang-orang yang memakan coklat paling tidak satu kali setiap minggu memiliki kemampuan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang tidak atau jarang makan coklat. Dalam pengujian tentang working memory, global composite, mini-mental state examination, visual-spacial memory and organization, di samping juga dalam tes-tes lain, menunjukkan perbedaan yang mencolok antara orang yang rutin memakan coklat dengan yang tidak.

Jadi, coklat tidak selamanya berakibat buruk. Memakan coklat sewaktu sarapan bisa menyiapkan otak dan pikiran kalian untuk menghadapi berbagai kegiatan kuliah atau pekerjaan yang mungkin membuat jenuh. Selain juga meningkatkan mooddan membuat kita lebih rileks. Tapi, tetap saja perlu hati-hati dan diawasi jumlahnya. Kalau setiap hari makan coklat, bisa-bisa efek buruknya lebih terasa dibandingkan efek baiknya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here