Brokoli adalah salah satu sayuran paling populer di dunia, dan banyak direkomendasikan oleh para ahli gizi karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Apa saja manfaat brokoli, dan bagaimana cara tepat mengolahnya?

Brokoli tentu sudah sangat familiar bagi Anda. Maklum, sayuran berbonggol dan berwarna hijau tua itu sangat digemari.Selain karena rasanya yang renyah, brokoli termasuk sayuran yang mengandung nutrisi tinggi. Bahkan, banyak dokter yang menyarankan agar ibu hamil mengonsumsi brokoli. Sebab, brokoli banyak mengandung asam folat, yang baik untuk melindungi janin dari kelumpuhan tubuh bagian bawah, dan memperkuat sistem saraf serta sel-sel darah ibu dan janinnya.

Besarnya manfaat brokoli juga diungkapkan oleh Laili Rachmawati STP MMA. ”Brokoli adalah sayuran yang sangat menyehatkan. Bahkan, karena banyaknya manfaat brokoli bagi kesehatan, banyak yang menyebutnya super-food,” ujar dosen di Akademi Gizi (AKZI) Surabaya itu. Laili mengakui, brokoli memang tergolong sayuran bergas, seperti sayuran kol lainnya. Namun, nilai gizi brokoli sangat tinggi, yang berguna sebagai pembangkit tenaga. Seperti protein, kalsium, zat besi, kromium, karbohidrat, vitamin A dan C.

Brokoli yang penuh manfaat dan baik untuk kesehatan

Dengan tingginya kandungan nutrisi dalam brokoli, tak heran bila sayuran hijau ini punya manfaat yang luar biasa. Di antaranya adalah:

1Sebagai Anti-Kanker

Laili menjelaskan, brokoli mengandung fitokimia yang merupakan zat anti-kanker alami. Selain itu, brokoli juga mengandung vitamin C dan A yang tinggi, sehingga bisa melawan radikal bebas, yang memicu munculnya kanker. ”Karena itulah, mengonsumsi brokoli secara rutin bisa mengurangi risiko terjadinya berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus, dan sebagainya,” ujar Laili.

2Mencegah Penuaan Dini

Vitamin C dan asam amino sulfur yang terkandung dalam brokoli, membuatnya mampu menangkal racun dan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan yang tinggi membantu mencegah terjadinya kerusakan dan peradangan pada kulit, yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet matahari. ”Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam brokoli mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit akibat radikal bebas dan paparan sinar matahari,” Laili menjelaskan

3Mencegah Anemia

Brokoli mengandung zat besi dan asam folat yang bermanfaat untuk mencegah terjadinya anemia atau kekurangan darah. ”Karena itulah, ibu hamil yang rentan mengalami anemia, disarankan banyak mengonsumsi brokoli. Selain itu, asam folat dalam brokoli bermanfaat untuk mengoptimalkan kecerdasan janin dalam kandungan,” terangnya.

4Menguatkan Tulang

Brokoli kaya mineral, seperti kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, dan seng yang baik untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang. ”Ibu hamil dan kaum perempuan yang rentan mengalami menopause, disarankan banyak mengonsumsi brokoli,” imbuh Laili.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here