Lewat single perdananya yang berjudul Kesempurnaan Cinta (2015), Rizky Febian (18) meraih sukses yang cukup membanggakan. Video musik dari single-nya tersebut telah ditonton hampir 35 juta orang di Youtube. Di dunia tarik suara pun namanya kian melambung dengan single lainnya yang berjudul Penantian Berharga. Fansnya yang rata-rata anak remaja menjadikan Rizky idola baru mereka karena di mana pun Rizky berada, penggemarnya akan selalu datang hanya untuk melihatnya.

Saat Rizky meluncurkan albumnya yang bertajuk Rizky and Friend, banyak remaja SMA dan mahasiswa yang datang untuk menyaksikan penampilannya. Usut punya usut, ternyata Rizky sendiri masih grogi melihat suasana seperti itu.

“Iya, mereka penggemar Iky (sapaan Rizky). Mereka selalu ada dimana pun saya ada. Kalau di daerah juga begitu, ini seperti mimpi saja. Dulu ikutin Ayah, sekarang jalan sendiri dan selalu ditemani penggemar,” ujar Rizky di KFC Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini.

Baca juga: Penantian Berharga Rizky Febian

Meski memiliki popularitas yang menjulang, bukan berarti Ayahnya lepas tangan akan Rizky. Laki-laki 18 tahun tersebut memang mendapatkan kebebasan dalam hal menentukan pilihan terutama karir dan lagu-lagu serta musik yang disukainya. Namun, Rizky  mengaku dirinya tetap dalam pantauan Sang Ayah yang juga komedian terkenal, Sule Sutis.

“Ayah tetap mantaulah, tapi tidak terlalu ikut campur dalam hal keputusan. Malah sayanya yang suka ngajak konsultasi saat mau ambil kerjaan ini dan itu. Tapi Ayah ngebebasin saya,” tutur laki-laki kelahiran 25 Februari 1998 ini.

Rizky menambahkan bahwa Sule memantau dan perduli seputar pergaulan dirinya. Hal-hal negatif atau kesalahan kecil sudah pasti akan mendapat teguran dari Sang Ayah. Dengan karirnya yang terus menanjak, Rizky juga dituntut Sule untuk melanjutkan studi atau pendidikannya ke perguruan tinggi.

“Iya, Ayah sudah beberapa kali negur atau ngingatin saya untuk ambil kuliah. Tapi sampai sekarang masih bingung mau ambil jurusan apa dan kampusnya dimana. Ini lagi mikir,” urai Rizky.

Yang pasti, ia ingin mewujudkan keinginan Ayah dan Ibunya untuk bisa melanjutkan studinya di perguruan tinggi.

“Iya, pokoknya sebisa mungkin mewujudkan keinginan orang tua. Apalagi sudah didukung segala keinginan saya. Sekarang giliran saya mewujudkan keinginan orang tua,” terang Rizky. (*)