Selena Gomez Terima Transplantasi Ginjal dari Raisa

Foto: Instagram @selenagomez

Sudah menjadi hal yang umum seorang penyanyi mempromosikan lagu-lagunya, usai album barunya keluar. Tapi hal itu tidak terjadi pada Selena Gomez. Lagu-lagu barunya yang sudah keluar seperti Bad Liar dan Fetish, justru sepi promosi. Kabar mengagetkan datang dari akun Instagram-nya. Diketahui bahwa kekasih The Weeknd ini baru saja selesai menjalani operasi transplantasi ginjal, untuk mengobati penyakit lupus yang dideritanya.

Baca juga: Foto Bareng Selena Gomez, Netizen Justru Komentari Kaki Cinta Laura

“Saya sangat menyadari bahwa beberapa penggemar saya menyadari bahwa saya seperti menghilang musim panas ini dan bertanya-tanya mengapa saya tidak mempromosikan lagu terbaru saya, yang mana sangat saya banggakan. Jadi saya menyadari saya perlu melakukan transplantasi ginjal karena penyakit lupus dan (sekarang) sudah membaik. Itu yang saya butuhkan untuk kesehatan saya,” tulis Selena mengiringi foto dirinya yang sedang berbaring di rumah sakit.

“Sejujurnya saya ingin berbagi denganmu, segera setelah perjalananku selama beberapa bulan terakhir ini seperti yang selalu ingin saya lakukan denganmu. Sampai saat itu, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada keluarga saya dan tim dokter yang luar biasa, untuk semua yang telah mereka lakukan untuk saya, sebelum dan sesudah operasi,” lanjut Selena untuk para penggemar, serta ucapan terimakasihnya untuk para dokter yang telah merawatnya.

I’m very aware some of my fans had noticed I was laying low for part of the summer and questioning why I wasn’t promoting my new music, which I was extremely proud of. So I found out I needed to get a kidney transplant due to my Lupus and was recovering. It was what I needed to do for my overall health. I honestly look forward to sharing with you, soon my journey through these past several months as I have always wanted to do with you. Until then I want to publicly thank my family and incredible team of doctors for everything they have done for me prior to and post-surgery. And finally, there aren’t words to describe how I can possibly thank my beautiful friend Francia Raisa. She gave me the ultimate gift and sacrifice by donating her kidney to me. I am incredibly blessed. I love you so much sis. Lupus continues to be very misunderstood but progress is being made. For more information regarding Lupus please go to the Lupus Research Alliance website: www.lupusresearch.org/ -by grace through faith

A post shared by Selena Gomez (@selenagomez) on

Terakhir yang juga tidak kalah penting, dalam tulisan singkat itu Selena juga menyampaikan terimakasihnya untuk sahabatnya, Francia Raisa yang rela memberikan ginjalnya. “Dan terakhir, tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan bagaimana saya sangat berterimakasih untuk sahabatku Francia Raisa. Ia memberi saya hadiah dan pengorbanan tertinggi dengan menyumbangkan ginjalnya kepada saya. Saya sangat diberkati. Saya sangat menyayangimu,” tulis pelantun Fetish tersebut.

Di akun Francia, sahabat Selena ini juga menyampaikan raas syukurnya kepada Tuhan, Bukan hanya karena dirinya dipercaya untuk menyelamatkan jiwa, tapi juga karena telah membuat dirinya menjadi lebih baik. “I am beyond grateful that God would trust me with something that not only saved a life, but changed mine in the process.” tulis Francia.

Dalam slide berikutnya, Selena juga memperlihatkan foto perutnya yang terdapat bekas jahitan. Pada 2015 kemarin, Selena memang sempat mengabarkan tentang dirinya yang di diagnosa terkena penyakit lupus. Akibatnya, Selena mengalami kecemasan, serangan panik dan depresi, yang membuatnya memutuskan untuk vakun dari karirnya tahun lalu.

Mengutip The Guardians, Lupus sendiri adalah penyakit autoimun, dimana tubuh mengalami kekeliruan dengan menyerang jaringannya sendiri, kadang termasuk ginjal. Satu ginjal yang sehat adalah satu-satunya yang dibutuhkan tubuh, jadi satu transplantasi ginjal bisa menyelesaikan masalah, ungkap Dr David Klassen, kepala petugas medis dari United Network for Organ Sharing. Dan hanya 3% dari transplantasi ginjal diseluruh dunia, yang dilakukan untuk lupus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here