Pasha Ungu : ”Saya Tidak Keluar dari Ungu”

0
97

Dari semua seleb yang terjun dalam Pemilukada kali ini, mungkin yang paling mengejutkan adalah keikutsertaan Pasha Ungu. Pasalnya, meski tak sebesar dulu, eksistensi Ungu sebagai band papan atas tanah air masih tak bisa diragukan. Selain itu, hubungan Pasha dengan personel yang lain juga tidak sedang ada masalah.

Tapi nyatanya, Pasha memang mencalonkan diri sebagai Walikota Palu. Lantas apa motivasinya? Pertanyaan itu bukan hanya dilontarkan oleh penggemar Ungu. Tapi juga para personel Ungu yang lain. Namun, Pasha menegaskan pencalonannya sebagai Walikota Palu sama sekali tak berpengaruh dengan bandnya tersebut.

”Ungu nggak ada masalah. Tetap bertahan. Saya tidak bilang kalau saya jadi walikota, Ungu berhenti. Bisa saja pas saya berhalangan nyanyi, Onci atau Enda yang menggantikan. Jadi saya tidak keluar dari Ungu,” ujar Pasha.

Pemilik nama asli Sigit Purnomo tersebut mempunyai alasan khusus mengapa dirinya mantap mengikuti Pemilukada. Sebagai orang Palu, Pasha tentu menginginkan yang terbaik untuk kotanya tersebut.

”Pertama, aku orang asli sana. Kedua, kita punya harapan untuk membangun daerah kita menjadi lebih baik,” terang Pasha.

Banyak yang menyangsikan kualitas Pasha sebagai walikota. Apalagi latar belakangnya yang seorang pemusik. Namun Pasha berusaha membuktikan jika dirinya sangat layak memimpin Palu.

”Kebetulan kita masih muda. Masih bisa bekerja enerjik dengan pemikiran-pemikiran, wawasan, dan kemampuan kita. Itu harus dituangkan untuk kampung halaman,” kilahnya.

Menjadi walikota tentu mempunyai tanggung jawab besar. Pasha sendiri menyadari hal tersebut. Apalagi ia berusaha untuk menjalani dua profesi sekaligus.

”Apabila saya jadi walikota dan bentrok dengan jadwal Ungu, ya itu prioritas untuk pekerjaan walikota,” tegasnya. bay/tgh