Lahirkan Tiga Putra Tuna Netra, Beginilah Keikhlasan dan Kegigihan Sang Ibu

0
38
putra tuna netra
Foto: DokPri

Tidak ada orangtua yang ingin anak-anaknya lahir cacat. Karena itulah Siti Muslimah (43) dan suaminya, Ali Ridho (45) sempat syok ketika tiga dari empat anaknya lahir dalam keadaan tuna netra atau tak bisa melihat.

Namun akhirnya suami istri warga Desa Sumuragung, Sumberjo, Bojonegoro ini bisa menerima dengan ikhlas dan sadar kewajiban mereka untuk merawat dan mendidik anak-anaknya tersebut. Dan perjuangan keduanya tak sia-sia.

Keempat anak mereka, Nabil Ghali Azumi (18), Ahmad Altof Fuad Zarkasi (14), Muhammad Sattar Albarok (8), dan Gilman Nizar Ali (7) tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas.

”Nabil itu meski tidak bisa melihat, dia hafal 10 juz tapi nggak berurutan. Dia juga bisa memainkan alat musik gitar dan piano. Dia belajar secara otodidak. Dia pernah juara lomba piano, nulis pusi, dan nyanyi antar penyandang tuna netra tingkat lokal dan nasional. Bahkan dia sudah merilis novel judulnya Nafas Sang Pekat Mengukir Cerita. Di novel itu dia menceritakan perjalanan hidupnya,” tutur Muslimah saat ditemui Nyata di rumahnya pada Rabu (17/1) lalu.

Baca juga: Hafal 17 Juz, Gadis Kecil Ini Membuat Shaheer Sheikh Terpana

Sedangkan putra ke duanya, Altof, yang penglihatannya normal, tidak memiliki satu kekurangan apapun sudah hafal tujuh juz. Sedang Sattar sudah hafal tiga juz dan Gilman dua juz.

”Meskipun Keduanya (Sattar dan Gilman, red) tidak bisa melihat juga bisa bermain piano. Bahkan, Gilman bisa naik sepeda di medan yang sudah dikuasainya,” beber Muslimah sambil menunjukkan rekaman video kebolehan anak-anaknya di handphone-nya.

Foto: DokPri-Instagram

Keberhasilan Muslimah dan suaminya dalam mendidik keempat putranya tak lepas dari rasa ikhlas. ”Kuncinya, ikhlas menerima ketetapan Allah. Dengan begitu, insya Allah kita akan menikmati hidup ini,” ujar lulusan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Jatim, pada 1998 ini.

Baca juga: Ciptakan Solusi Kaum Difabel Cari Kerja, Kenali Sosok Dibalik Kerjabilitas

Muslimah menyarankan, orangtua yang memiliki buah hati berkebutuhan khusus sebaiknya jangan terlalu lama tenggelam dalam keterpurukan. ”Jangan dengarkan komentar negatif orang lain. Saya nggakpernah mendengarkan komentar orang dan nggak pernah memikirkan omongan orang,” jelas Muslimah.

Pernah suatu ketika Sattar mengeluh habis jadi pembicaraan temen-temannya . ”Teman-temannya itu membicarakan kebutaanya. Saya mencoba mendinginkannya. Saya bilang ‘itulah kehidupan di masyarakat, kalian adalah anak spesial’,” ungkap Muslimah. *bas/dro/fel

Selain putra tuna netra ibu Muslimah, baca juga info-info terbaru selebriti Indonesia lainnya di Tabloid Nyata edisi 2430 terbit tanggal 27 Januari 2018.