Langganan Gagal Sejak Kecil, Ternyata Inilah Kunci Sukses Anji Drive

Sukses Anji Drive
Foto: Reza/Tabloid Nyata

Nama Erdian Aji Prihartono alias Anji kini telah menjelma sebagai penyanyi papan atas Indonesia. Lagu Dia yang dipopulerkannya sangat fenomenal sepanjang 2016-2017 kemarin. Bahkan single berikutnya, Bidadari Tak Bersayap kembali merajai tangga lagu tanah air.

Tapi siapa sangka sebelum meraih kesuksesan seperti sekarang ini, Anji harus mengalami banyak kegagalan terlebih dahulu. Hal tersebut diakui Anji melalui unggahan ke akun Instagram pribadinya akhir Desember lalu. Anji mengunggah fotonya saat berpotongan rambut pendek dan memakai nomor antrian audisi Indonesian Idol di dadanya.

”Iya benar aku pernah gagal di Indonesian Idol pertama tahun 2004. Waktu itu aku hanya sampai babak ketiga, belum sempat masuk babak Spektakuler,” aku Anji saat ditemui di sela-sela Konser Raya 23 Tahun Indosiar Luar Biasa di Jakarta, Kamis (11/1) sore lalu.

Ternyata tak hanya di Indonesian Idol saja Anji mengalami kegagalan. Sebelumnya Anji juga kerap mengikuti berbagai kompetisi menyanyi, tapi semuanya gagal. Bahkan Anji juga pernah ikut audisi Akademi Fantasi Indosiar, tapi juga gagal di tahap audisi.

”Sebenarnya aku gagal ikut audisi itu sejak kelas enam SD. Saat itu, aku banyak ikut kompetisi menyanyi, tapi nggak dapat gelar apa-apa. Itu bikin down banget. Tapi anehnya aku masih aja terus ikut kompetisi, sampai merasa kegagalan sebagai sesuatu yang biasa,” ujar ayah dari tiga anak ini.

Baca juga: Diprotes Sang Istri, Virgoun Berhasil Viral Lagi dengan “Bukti”

Kegigihan ini dipunyai Anji karena memang telah bermimpi menjadi penyanyi sejak kecil. Untuk itu, ia terus bekerja keras mengasah bakat yang dimilikinya, termasuk dengan mengikuti berbagai kompetisi.

Cobain semua kontes nyanyi untuk mengasah keberanian dalam berkompetisi. Pastinya di situ banyak pelajaran dari komentar para juri yang hebat, yang bisa saya ambil,” akunya.

Pria 38 tahun ini, memang selalu berusaha berpikir positif terhadap kegagalan yang dialaminya. ”Kalau gagal cari jalan lain. Jangan menggerutu dan menuduh kontestan lain lolos karena rekayasa atau apapun. Kalau nyalahin orang lain, justru tidak dapat meningkatkan performa,” tuturnya.

Memang Anji tak pernah larut dalam kegagalannya. Bukannya putus asa, ia malah terus bekerja keras mengasah bakat yang dimilikinya dalam bermusik. Setahun setelah gagal di Indonesian Idol, Anji bergabung dengan grup band Drive. Tahun 2006, ia memulai rekaman.

Anji di ultah Indosiar. Foto: Reza/Tabloid Nyata

Tahun 2007, album Drive berjudul Esok Lebih Baik sukses di pasaran dan ikut mengangkat nama Anji sebagai vokalis. ”Tahun 2004 gagal, 2007 udah rilis single dan sukses. Jadi cukup cepat titik baliknya setelah kegagalan terakhir,” senangnya.

Tahun 2011, Anji memutuskan keluar dari Drive. Ia lebih memilih bersolo karir.

Di awal karirnya sebagai penyanyi solo memang tak bisa menyamai kesuksesannya saat masih bersama Drive. Barulah di lagu Dia, perjuangan Anji yang tak pernah menyerah menghadapi kegagalan mulai terbayar.

Baca juga: Anji Raup Tujuh Milyar Berkat Dia

Lagu ini memang begitu fenomenal. Berkat lagu ini, Anji mengklaim kalau dirinya adalah penyanyi dengan pendapatan tertinggi versi digital di Indonesia.

”Dulu mungkin saya adalah penyanyi yang gagal. Tapi sekarang saya adalah penyanyi dengan pendapatan tertinggi dari digital. Lagu Dia penjualannya di atas 10 platinum. Satu platinum bernilai Rp 1 miliar,” ujarnya bangga. *noe/bas/fel

Selain kegigihan menjadi kunci sukses Anji Drive, baca juga info-info terbaru selebriti Indonesia lainnya di Tabloid Nyata edisi 2428 terbit tanggal 13 Januari 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here