Mundur dari Dunia Hiburan, Helmy Yahya Kembangkan Stasiun Televisi Tertua di Indonesia

0
48
Beban Helmy Yahya
Foto: Faisal/Tabloid Nyata

Meski sudah puluhan tahun malang melintang di dunia hiburan, akhir-akhir ini Helmy Yahya sudah jarang muncul di layar lebar maupun layar kaca.

Pria berusia 55 tahun yang dikenal sebagai ’Raja Kuis’ ini sering menjadi MC dan pernah membintangi beberapa judul film layar lebar. Salah satunya Eiffel I’m In Love yang rilis pada 2003 lalu. Dia juga kembali terlibat di sekuel Eiffel I’m In Love yang tayang pada Februari 2018.

Baca juga: Kerja Keras Tantowi Yahya Dibalik Kolaborasi 30 Penyanyi Top Indonesia

Namun lelaki asal Indralaya, Sumatera Selatan ini memutuskan mundur dari dunia hiburan yang telah membesarkan namanya. Keputusan ini terkait dengan tugas baru Helmy setelah dilantik menjadi Direktur Utama TVRI periode 2017–2022 pada Rabu (29/11).

”Mungkin inilah saat terakhir saya terjun ke dunia hiburan. Saya juga tidak pernah jadi MC lagi,” jelasnya. Helmi mengaku, sudah berkomitmen untuk fokus terhadap jabatan barunya,” terang Hemly Yahya ketika ditemui di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (23/12) lalu.

Sementara keterlibatannya di sekuel Eiffel I’m In Love, dijelaskan Helmy syutingnya dilakukan sebelum terpilih jadi Direktur Utama stasiun televisi yang sudah berusia 55 tahun itu.

Baca juga: Ulang Tahun Pernikahan Tak Berjalan Lancar, Shandy Aulia Tinggalkan Suami di Amerika

”Jangan ada pikiran sudah jadi direktur kok masih mau terima syuting film, di luar negeri pula, berhari-hari pula. Pekerjaan untuk film ini saya ambil jauh sebelum saya dilantik menjadi Direktur TVRI,” aku Helmy yang jadi Dirut TVRI setelah dipilih oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Menurut Helmy, jabatan yang diemban menuntutnya untuk bekerja keras, terutama untuk mengembalikan citra stasiun televisi yang telah berdiri sejak 24 Agustus 1962 itu. Ekspektasi masyarakat terhadap TVRI saat ini begitu besar.

”Ekspektasi masyarakat luar biasa, happy sih tapi juga beban yang besar karena harus melakukan pembenahan internal dan eksternal. PR banyak sekali, saya harus melakukan perubahan di 29 lokasi dengan 4.800 karyawan. Tidak semudah membalikan telapak tangan. Saya juga harus melakukan rebranding TVRI lagi,” paparnya . *nez/dro/fel

Selain beban Helmy Yahya jadi Dirut TVRI, baca juga info-info terbaru selebriti Indonesia lainnya di Tabloid Nyata edisi 2426 terbit tanggal 29 Desember 2017.