Sheryl Gheting atau yang biasa disapa Shae (dibaca She) mengakui bila dirinya memiliki kekurangan. Kekurangan ini adalah tak berfungsinya pendengaran pada telinga sebelah kirinya. Kondisi seperti ini baru disadari Shae ketika ia duduk di kelas 4 SD.

Meski begitu,  Shae tidak berani menceritakan apa yang dirasakannya itu pada kedua orangtuanya. Alasannya diluar dugaan, karena ia takut dibawa ke rumah sakit. Hal itu dirasakan sendiri tanpa ingin bicara pada siapa pun sampai akhirnya ia memasuki usia 18 tahun dan memutuskan untuk memberanikan diri bercerita pada kedua orang tuanya.

Mendengar keterangan putrinya, sontak kedua orang tuanya kaget. Begitu pun dengan teman dan juga sahabatnya.

Apa yang kini dilakukan oleh orang tuanya untuk menangani kondisi Shae, dan apa yang membuatnya akhirnya memberanikan diri untuk berterus terang? Simak cerita lengkapnya di Tabloid Nyata edisi 2378.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here