Fakta Kecelakaan Moge di Probolinggo, Tewaskan Dokter Suami Istri

Ilustrasi kecelakaan moge maut tewaskan pasangan dokter suami istri. Foto : Istockphoto/TheaDesign
Ilustrasi kecelakaan moge maut tewaskan pasangan dokter suami istri. Foto : Istockphoto/TheaDesign

Kisah hidup semati ternyata bukan sekedar ungkapan, tetapi kisah ini terjadi dalam kenyataan. Kenyataan hidup bersama dan meninggal juga bersama dialami pasangan suami istri, Abdul Aziz, dan Erysha Kartika.

Kisah cinta keduanya berakhir dalam kecelakaan moge maut. Abdul Aziz dan Erysha Kartika meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni di jalan Pantura Banjarsari kecamatan Sumberasih kabupaten Probolinggo, Minggu (28/4/2024). Keduanya termasuk dalam rombongan Harley-Davidson yang berangkat dari Banyuwangi menuju Surabaya.

Pasangan suami istri itu menabrak mobil Innova Reborn warna hitam dari sisi arah berlawanan usai berusaha menghindari motor NMax warna putih yang hendak menyeberang dengan memotong jalan rombongan Harley-Davidson. Abdul Aziz dan Erysha Kartika itu pun tewas.

“Begitu ngikut, tidak sampai 100 meter, ada yang mengerem di depan karena ada sepeda motor (NMax) mau belok. Sehingga ada yang terjatuh dan tabrakan dengan mobil (Innova), karena ada tabrakan jadi saya ke pinggir,” kata pengendara motor lain, Made Sudana, yang berada di belakang rombongan Harley-Davidson.

| Baca Juga: Sederet Fakta Penemuan Mayat Perempuan dalam Koper

Kabar kecelakaan moge ini tentunya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, khususnya ayah dari Dokter Abdul Aziz, Hamid Hasan. Sang Ayah tampak masih tak menyangka anaknya pulang dengan kondisi sudah tak bernyawa. Hamid Hasan masih irit bicara saat ditemui di rumah duka, kawasan Wisma Pagesangan, Jambangan Surabaya.

“Mohon maaf tidak bisa (wawancara), saya lagi istirahat,” ujarnya.

Motor yang dikendarai Dokter Aziz bodong

Belakangan terungkap, Harley-Davidson yang dikendarai Abdul Aziz dan istrinya, Erysha Kartika dipastikan bodong. Hal ini berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Jatim.

“Untuk sementara Sudah kami lakukan pengecekan namun diketahui bahwa nomor TNKB yang menempel di kendaraan itu tidak terdaftar, maka kami masih terus melakukan pemeriksaan pada motor tersebut,” ujar dirlantas Polda Jatim, Kombes pol Komarudin.

Selain itu, nomor rangka dan nomor mesin motor Harley-Davidson bernomor polisi B 6363 ZN ini tidak teridentifikasi dan teregistrasi.

Motor Harley Davidson yang dikendarai oleh Abdul Aziz dengan istrinya Eryza serta juga rombongan moge lainnya melaju dari arah timur. Diperkirakan motor tersebut melaju dengan kecepatan 80 km. Sementara lokasi pergeseran dari titik tabrak hingga titik akhir berjarak 38 meter.

“Kami juga melihat ada titik pergeseran ataupun titik akhir dari kendaraan mulai dari titik tabrakan sampai dengan posisi akhir yang cukup jauh, itu ada potensi kemungkinan berkecepatan tinggi,” ujar Komarudin.

| Baca Juga: AstraZeneca Akui Vaksinnya Picu Efek Samping Pembekuan Darah

Pasangan suami istri Dokter

Abdul Aziz, seorang dokter spesialis ortopedi, dan tercatat lahir pada 10 Mei 1989. Sementara istrinya, Erysha Kartika, wanita asal Malang kelahiran 23 Januari 1993 yang merupakan seorang dokter umum. Keduanya adalah lulusan Universitas Brawijaya dan telah sukses meniti karir dalam dunia kedokteran.

Dokter Aziz tercatat sebagai dokter otropedi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati Pasuruan. Berstatus pegawai kontrak dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di Badan Layanan Umum Daerah di RSUD Grati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here