Film Munkar Angkat Urban Legend dari Lamongan

Foto: Dok. MD Pictures

M D Pictures menghadirkan film horor misteri terbaru berjudul Munkar. Manoj Punjabi selaku produser mengatakan, bahwa film Munkar diangkat dari urban legend di kawasan Lamongan.

“Bagi saya ketika dengar dari masyarakat, cerita-cerita bullying di pesantren itu terjadi, sangat relateable. Jadi, bagi saya itu elemen yang sangat menarik sekali,” ujar CEO MD Pictures itu.

Manoj menjelaskan, bahwa Munkar menawarkan setting pesantren yang terinspirasi dari kisah nyata. “Ini sangat menarik, karena berkaitan dengan kejadian yang bisa terjadi, hantu eksis, dan diambil dari cerita nyata,” ungkap Manoj.

| Baca Juga: 10 Rekomendasi Film Percintaan Remaja. Siap-Siap Baper!

Film ini dibintangi oleh Ratu Sofya, Saskia Chadwick, dan Adhisty Zara, serta disutradarai oleh Anggy Umbara. Anggy mengatakan, bahwa film Munkar terinspirasi kisah nyata penganiayaan terhadap seorang santri di Jawa Timur.

“Kisah nyata di Lamongan tentang santri yang mengalami bullying di pesantren, jadinya dia jatuh dalam kondisi yang memprihatinkan, misteri dimulai ketika dia kembali. Yang kembali itu santri atau sosok lain yang ada dalam diri korban perundungan?” kata Anggy. Insiden ini difilmkan sebagai pengingat, bahwa apapun alasannya, perundungan di sekolah atau pesantren tidak bisa dibenarkan.

| Baca Juga: Daniel Mananta Ungkap Makna Dibalik Poster Glenn Fredly The Movie

Anggy juga menyinggung bahwa kisah nyata ini sudah berlangsung sejak tahun 1990-an, dengan berbagai versi. “Jadi, kita mencoba mengambil jalan tengah dari berbagai versi untuk menciptakan sesuatu yang lebih dari sekadar hiburan,” tandasnya.

Menurut Anggy hal terpenting dalam menggarap film horor adalah bisa mendatangkan rasa takut dan tidak nyaman bagi orang yang menyaksikannya. “Rumusnya sih sebenarnya kalau horor membuat orang takut saja dan tidak nyaman terhadap apa yang terjadi di film itu,” kata Anggy.

| Baca Juga: Amanda Manopo Ngaku Gak Butuh PDKT ke Chicco Kurniawan

Anggy mengatakan bila penonton juga harus bisa bersimpati pada karakter utama dalam film. Dengan begitu, penonton mampu terbawa emosi.

“Jadi kalau sesuatu yang buruk terjadi pada karakternya, penonton ikut terkena imbas dari emosionalnya, perasaannya, dan ketakutan tersebut,” tandasnya.

Film Munkar dijadwalkan tayang pada 7 Februari 2024 nanti. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here