Hotman Paris Sebut Ada Oknum Pengacara Halangi Kasus Vina Cirebon

Hotman Paris menyebut ada oknum pengacara yang berusaha menghalangi kasus Vina Cirebon. Foto : Instagram/hotmanparisofficial
Hotman Paris menyebut ada oknum pengacara yang berusaha menghalangi kasus Vina Cirebon. Foto : Instagram/hotmanparisofficial

Hotman Paris menyebut ada oknum pengacara yang berusaha menghalangi penyidikan kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon. Pengacara kondang itu meminta polisi memeriksa oknum tersebut.

Dalam hal ini, oknum pengacara yang dimaksud Hotman adalah sosok yang menyuruh tersangka mengubah BAP, mencabut pengakuan dan merekayasa pengakuan.

“Kepada penyidik Polda Jawa Barat agar segera memeriksa oknum pengacara yang diduga terlibat dalam obstrucsion of justice atau menghalangi penyidikan atau bahkan menyuruh para tersangka untuk merubah BAP-nya untuk mencabut pengakuan dan juga untuk membuat pengakuan-pengakuan rekayasa lainnya,” terang Hotman.

| Baca Juga : Tidak Ada Keterlibatan Keluarga Bupati dalam Kasus Vina Cirebon

Menurutnya, tak ada alasan lagi untuk memulai pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum pengacara tersebut.

“Kami benar-benar memohon agar itu dilaksanakan demi tegaknya keadilan. Tolong dibaca putusan atas para terpidana tahun 2017 yang menuraikan adanya tindakan dari oknum pengacara untuk obstrucsion of justice,” ujarnya.

“Dan oleh karenanya mememenuhi syarat untuk disidik,” tambah Hotman.

Hotman sebelumnya juga mengatakan bahwa terpidana kasus Vina Cirebon berpeluang dapat diancam pidana kembali lantaran dianggap menghalangi proses penyidikan atau obstruction of justice.

| Baca Juga : Kuasa Hukum Vina Cirebon Minta Penetapan Tersangka Pegi Dikaji Ulang

Bukan tanpa sebab, hal tersebut dikarenakan para terpidana kasus Vina Cirebon mengubah berita acara pemeriksaan (BAP). Tindakan tersebut sudah bisa dianggap menghalangi penyidikan dan dapat terancam pidana baru.

Kalau saya mengatakan, semua terpidana bisa kena (karena) menghalangi penyidikan obstruction of justice,” ucap Hotman Paris Hutapea dalam konferensi pers, Rabu (29/5).

“Karena di sini disebutkan tiga DPO, di persidangan juga menyebutkan tiga DPO, kalau kemudian dia membuat BAP lagi dalam dua minggu ini berubah, itu kan sudah menghalangi penyidikan bisa kena tindak pidana baru itu semua,” sambungnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here