Polisi Ungkap Motif Pelaku Penganiayaan Anak Selebgram Aghnia Punjabi

Foto: Dok. Instagram Polresta Malang Kota Official

Setelah video kekejamannya penganiayaan bocah 3 tahun, putri dari selebgram Aghniya Punjabi viral, Polresta Malang Kota akhirnya menghadirkan pelaku wanita berinisial IPS (27/3/2024).

IPS yang menjadi pelaku dalam penganiayaan putri pertama Aghnia Punjabi, telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Kapolres Malang Kota Kompol Danang Yudanto menyebut, motif pelaku melakukan penganiayaan itu lantaran kesal ddengan korban.

“Motifnya berdasarkan hasil penyidikan dan BAP, karena tersangka merasa jengkel kepada korban karena tidak mau diobati, karena ada bekas cakaran yang ada tubuh korban, tapi korban menolak tidak mau. Selain itu ada beberapa faktor pendorong, karena ada salah satu keluarga tersangka yang sakit, sehingga tersangka yang kesal melakukan penganiayaan itu,” ungkap Kompol Danang saat jumpa pers di Mapolresta Malang Kota, Sabtu (30/3/2024).

| Baca Juga: Anak Selebgram Aghnia Punjabi Jadi Korban Aniaya

Kompol Danang juga mengatakan pihaknya masih mendalami, apakah ini kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya.

“Sejauh ini, dari CCTV masih terus kita lakukan pendalaman, apakah ini perbuatan yang pertama atau ada yang sebelumnya. Dan sejauh ini, kita juga akan lakukan pemeriksaan kejiwaan kepada tersangka, seperti beberapa kasus yang terjadi, dengan bekerjasama dengan pihak Polda Jatim,” tegasnya.

Danang juga menyebut, hingga kini anak selebgram Aghnia Punjabi masih dalam perawatan dan observasi pihak medis.

| Baca Juga: Dituduh Santet Stevie Agnecya, Icha Annisa: Saya Sudah Sumpah Alquran!

“Kondisi korban sejauh ini masih dalam perawatan dan observasi pihak Rumah Sakit, yang didampingi oleh kedua orang tuanya,” tandasnya.

IPS melakukan beberapa tindakan kekerasan yang menyebabkan luka lebam di bagian pelipis kiri, dan bagian tubuh lainnya. Hal ini diketahui orang tua korban dari CCTV yang terpasang di dalam kamar korban.

“Yang bersangkutan Memukul dengan menggunakan buku, menyiram dengan minyak gosok, dan melakukan pemukulan dengan bantal, juga menindih tubuh korban yang terekam dalam cctv,” tandas Kapolres Malang Kota. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here