Pamungkas Rilis Single New Feeling, Trauma dalam Hidup Sang Musisi

Pamungkas rilis lagu terbaru, New Feeling. (Foto : Instagram/@pamunqas)
Pamungkas rilis lagu terbaru, New Feeling. (Foto : Instagram/@pamunqas)

Usai merilis single bertajuk “One Bad Day” pada Mei lalu, Pamungkas hadir kembali dengan merilis lagu single kedua “New Feeling” dari album kelimanya “Hardcore Romance”. Rencananya album tersebut akan diluncurkan pada Agustus mendatang.

Lagu “New Feeling” mengisahkan perjalanan Pamungkas yang kompleks dalam menyelami perasaan dirinya sebagai seorang individu yang utuh. Rasa kehilangan, kekecewaan, trauma, jatuh cinta patah hati, hingga segala kemungkinan yang terjadi dalam hidup dia curahkan dalam single ini. 

| Baca Juga : Lagu ‘Kita Ke Sana’, Hindia Raih Top 5 Trending YouTube Musik

Perasaan tersebut akan membawa para pendengar pada pendewasaan diri hingga akhirnya menjadi lebih dapat menerima keadaan dalam menyikapi apa yang terjadi, mau itu baik ataupun buruk. 

“Ketika gue akhirnya memaafkan dan belajar melawan trauma dan ketakutan, gue sekarang lebih ke ‘ya sudah’ kalau memang itu terjadi. Somehow muncul kesadaran bahwa enggak semuanya harus diselesaikan saat masalah itu terjadi dan ini membuat gue lebih kaya hati. Dan mulai dari situ, gue banyak koleksi perasaan-perasaan baru,” papar Pamungkas.

Salah satu bagian menarik yang turut menjadi bagian penting dari lahirnya lagu ini adalah, bagaimana Pamungkas menelusuri kembali trauma dalam hidupnya. 

Pamungkas menemukan bahwa trauma yang kerap menghantui kehidupan sang musisi saat dewasa justru berasal dari rasa kehilangan dan penyesalan sewaktu ia kecil, ketika kucing kesayangannya harus mati tertabrak kendaraan. 

| Baca Juga : Bisma Karisma Rilis Album Tebaru, Awal Debut Solois

”Betapa panjang ternyata pengalaman gue dengan trauma kehilangan. Ketika SD kucing gue mati ditabrak. Hal itu ternyata sangat berpengaruh ke bagaimana gue hidup. Karena, gue mencurahkan kasih sayang yang tulus kepada si kucing ini lalu ketika itu mati, gue menjadi takut. Lalu gue mengunci ‘ruangan’ (perasaan) ini dan meninggalkannya. Mencoba keras untuk melupakan dan membuat ruangan baru yaitu musik,” ungkap Pamungkas.

Peristiwa kelam tersebut yang menjadi sebuah kotak hitam yang kemudian terproyeksi dalam tiap perasaan sedih yang terjadi ketika Pamungkas dewasa. Pada akhirnya, Pamungkas lebih memilih untuk berdamai dengan perasaan itu, dan berusaha lepas dari belenggu trauma dan memberi kesempatan pada perasaan-perasaan baru.

“Single New Feeling tentang pendewasaan, ada let go, ada accepting-nya juga, ada was-was juga,” ujar Pamungkas.

Dari segi aransemen, lagu ballad ini membawa nuansa yang saling berkelindan antara trauma, kehilangan, sekaligus harapan yang muncul dari “perasaan yang baru.” 

Pamungkas kembali bereksperimen dengan Stratocaster – yang digunakan sebagai pondasi utama musik dalam album Hardcore Romance. Eksplorasi ini memperdengarkan sosok Pamungkas sebagai gitaris dengan pengaruh blues dan rock alternatif yang cukup kuat.

“Mungkin ini juga salah satu track yang gue pengin bilang Pamungkas masih seperti yang kalian kenal. Karena dalam single One Bad Day lumayan mengagetkan untuk beberapa orang. Di New Feeling ada sisi-sisi Walk The Talk, Flying Solo, feel-nya. Dari approach cara bernyanyi, tipe beat-nya, beat drum-nya,” jelas Pamungkas. (*) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here