Eksekutif Remehkan Jimin BTS, Geffen Records Minta Maaf

Ray Kurzeka dan Jimin BTS. (Foto: Music Business Worldwide, instagram/j.m)
Ray Kurzeka dan Jimin BTS. (Foto: Music Business Worldwide, instagram/j.m)

Industri K-Pop kembali diwarnai dengan kontroversial baru. Kali ini, Ray Kurzeka, yang menjabat sebagai Kepala Streaming di Geffen Records, distributor resmi BTS di Amerika Serikat, meremehkan Jimin.

Geffen Records pun menjadi bulan-bulanan ARMY (sebutan penggemar BTS). Awalnya, seorang penggemar mencuitkan pertanyaan di X (sebelumnya Twitter) mengenai single pra-rilis Jimin yang akan datang, “‘Smeraldo Garden Marching Band,” yang dijadwalkan rilis pada 28 Juni.

Ia pun menandai akun Geffen Records, perusahaan induk Universal Music Group dan Ray Kurzeka.

Di mana pra-pesan iTunes untuk ‘Smeraldo Garden Marching Band’ Jimin yang rilis minggu depan? Tolong sediakan juga versi Uni Eropa tanpa menyertakan photocard acak agar berdampak lebih besar pada chart lagu di Inggris.”

| Baca Juga : Jimin BTS Bakal Rilis Album Solo Kedua Bertajuk “MUSE”

Alih-alih menjawab pertanyaan tersebut, Ray Kurzeka malah membalas dengan tautan lagu “us.” milik Gracie Abrams yang menampilkan Taylor Swift, disertai komentar “lagu terbaik tahun ini…”

(Foto: Twitter/mhereonlyforbts)
(Foto: Twitter/mhereonlyforbts)

Tanggapan ini sontak memancing kemarahan penggemar. Banyak yang menganggapnya meremehkan atau bahkan mengejek Jimin.

Tak ayal, tagar “GEFFEN APOLOGIZE TO JIMIN” pun menjadi trending di X.

Setelah seminggu penuh dihujani kritik, akhirnya Geffen Records mengeluarkan pernyataan resmi pada Kamis (27/06) kemarin. Isinya, mereka mengakui bahwa seorang karyawan label telah melakukan kesalahan dengan memberikan tanggapan di akun media sosial pribadinya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan pandangan karyawan maupun perusahaan. Mereka pun meminta maaf atas kejadian ini.

| Baca Juga : Kagumi Sosok Jimin BTS, Troye Sivan: Siap Kolaborasi Kapan Saja

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa tindakan tersebut melanggar kebijakan media sosial perusahaan.

Sementara itu, penggemar geram dengan lambatnya respon Geffen Records. Pasalnya, butuh waktu hampir seminggu bagi mereka untuk mengeluarkan pernyataan. Akibat dari kemarahan penggemar, Ray Kurzeka pun menonaktifkan akun X dan LinkedIn miliknya.

Di tengah kontroversi ini, Geffen Records memastikan perilisan album solo kedua Jimin, “MUSE,” akan tetap berjalan sesuai rencana. Single pra-rilis “Smeraldo Garden Marching Band” (feat. Loco) juga akan tetap dirilis pada 28 Juni pukul 1 siang KST, tiga minggu sebelum album “MUSE” resmi diluncurkan pada 19 Juli. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here