Tamara Tyasmara Terlihat Tenang Saat Rekonstruksi Tewasnya Dante

Foto: Dok. Detik.com

S elama kurang lebih satu jam menjalani rekonstruksi kematian putranya, Dante, Tamara Tyasmara terlihat lebih tenang. Dia berusaha kuat menjalani seluruh adegan, mulai dari keberangkatan dari rumah bersama Dante, menuju kediaman Yudha Arfandi, sampai di kolam renang Duren Sawit, Jakarta Timur.

Tamara Tyasmara terlihat santai selama melakukan rekonstruksi, dan selama proses berjalan, ia tak mau melihat wajah Yudha. Rekonstruksi dibagi dua, di Polda Metro Jaya dan dikolam renang.

Rekonstruksi yang jumlahnya 49 adegan itu, semestinya dilakukan dirumah Tamara Tyasmara dan rumah Yudha di Pondok Kelapa Jakarta. Namun untuk memudahkan, akhirnya dilakukan dihalaman air mancur Polda Metro Jaya.

| Baca Juga: Tangis Ibunda Tamara Tyasmara Tak Terima Anaknya Dihujat

Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk memastikan, apakah ini pembunuhan berencana atau tidak.

“Rekonstruksi dilakukan untuk memastikan, tindakan kekerasan menyebabkan orang mati karena pembunuhan berencana yang terjadi di kolam renang, di Duren Sawit,“ ucap Wira Satya Triputra, Rabu (28/2/2024).

Adegan dimulai dari rumah Tamara, dia membawa Dante dengan diantar sopir ke rumah Yudha. Dante dititipkan pada Ahmad (saksi). Tamara menaruh tas yang berisi perlengkapan renang diatas meja, kemudian ia menuju lokasi syuting.

“Rekonstruksi memberikan gambaran secara dari awal sampai akhir,” ujar Wira Satya Triputra.

| Baca Juga: Kasus Lama Tamara Tyasmara dengan Mantan Suami Kembali Diusik

Di kolam renang, Yudha ternyata sempat memeriksa apakah area disekitar kolam memiliki CCTV atau tidak. “Ada satu adegan dimana tersangka ini tidak mengakui bahwa telah mengakses cctv melalui brosing dari HP, apakah di kolam itu CCTV atau tidak. Kita sudah periksa dan melalui analisa digital,” katanya.

“Ini sebagai bahan untuk mempertimbangkan pasal khusus 340, pembunuhan berencana,” tegas Wira Satya.

Adegan selanjutnya dilakukan untuk memberikan, bagaimana Yudha melakukan kekerasan pada bocah berusia 6 tahun, ditenggelamkan, diangkat sampai dibawa menuju ke rumah sakit. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here