Kisah Kakek Arifin, Setia Menunggu Pasangan Hingga Akhir Hayat

Kisah Kakek Arifin (Foto : X/@JenglotCrispy_)
Kakek Arifin (Foto : X/@JenglotCrispy_)

Unggahan yang mengisahkan kakek Arifin menanti kekasih sejak 1970 hingga akhir hayat, kembali mencuat ke publik. Kisah romansanya menjadi perbincangan di media sosial usai diunggah oleh akun Instagram @tebar.wawasan pada Rabu (26/6) lalu.

Video tersebut memperlihatkan kompilasi foto seorang kakek yang tampak menunggu di sebuah toko di kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jawa Timur. “Kakek Arifin melakukan penantian sejak tahun 70-an, namun ada juga yang mengatakan sejak 80-an dan 90-an, hal ini belum pasti diketahui,” tulis unggahan tersebut.

Belakangan ini diketahui kalau, kakek Arifin tak kunjung bertemu dengan kekasih yang dia nantikan hingga meninggal dunia pada, 8 April 2017 lalu.

| Baca Juga : Empat Zodiak Paling Romantis dan Mudah Jatuh Cinta

Hingga hari Kamis (27/6) unggahan tersebut telah mendapat atensi pengguna Instagram dengan ditonton sebanyak lebih dari 14 juta kali penayangan, serta mendapat jumlah likes lebih dari 800 ribu dan lebih dari 15 ribu komentar.

Ketika ditelusuri, unggahan tersebut berasal dari penulis Aan Mansyur. Aan pertama kali mengunggah kisah ini pada 18 Desember 2016 lalu. Dalam unggahan tersebut, Aan memperlihatkan seorang pria tua yang tengah duduk sendiri di depan sebuah toko di kawasan Kayutangan, Malang, Jawa Timur.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by M Aan Mansyur (@aanmansyur)

Disebutkan, kakek tersebut berada di lokasi itu dan menunggu kekasihnya yang tidak pernah datang. “Ceritanya, pada suatu hari, waktu itu ada peristiwa politik, mereka berpisah di tempat tersebut dan saling berjanji untuk bertemu lagi di sana,” tulis Aan Mansyur. Namun perempuan tersebut tidak pernah lagi datang entah karena apa.

Tetapi, pria tua itu percaya suatu hari nanti kekasihnya akan datang, maka di sanalah dia menunggu dan menunggu dan menunggu,” lanjutnya.

| Baca Juga : Mirip Lovely Runner, Ini Drakor Romantis yang Wajib Ditonton

Berdasarkan keterangan Aan, dia menyebut kalau kakek Arifin tinggal di daerah Ngantang. Dan perlu diketahui bahwa jarak antara daerah Ngantang dengan Kota Malang adalah sekitar 39 km, dan jarak ke pusat pemerintahan Kabupaten Malang yakni Kepanjen adalah sekitar 57 km. Daerah Ngantang berada di jalur yang menghubungkan Malang-Kediri dan Malang-Jombang, Jawa Timur. 

Aan juga menulis kalau, Arifin kerap menyebut satu peristiwa yang belum diketahui tepatnya serta nama Soeharto berulang kali.

Namanya Arifin. Dia tinggal di Ngantang (saya tidak tahu di mana dan seberapa jauh tempat ini dari Kayutangan). Dia berada di sana hampir setiap hari sejak tahun 70-an (beberapa orang lain bilang 80an dan 90an). Dia menyebut satu peristiwa dan nama Soeharto berkali-kali,” tulis Aan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here