Memilukan, Siswi SD di Sumbar Tewas Usai Dibakar Teman

ILUSTRASI API: Anggota polisi Mojokerto, dibakar oleh istrinya sendiri yang merupakan seorang Polwan, Sabtu (8/6) sekitar pukul 10.30 WIB. (Foto: Pinterest/pngtree)
ILUSTRASI API: Anggota polisi Mojokerto, dibakar oleh istrinya sendiri yang merupakan seorang Polwan, Sabtu (8/6) sekitar pukul 10.30 WIB. (Foto: Pinterest/pngtree)

Peristiwa memilukan dialami siswi SD di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Seorang siswi SD berinisial AR, meninggal dunia usai tubuhnya dibakar oleh sesama teman saat kegiatan gotong royong di sekolah.

Tubuh AR terbakar akibat ulah temannya. Peristiwa nahas itu terjadi pada saat korban sedang mengikuti pelajaran olahraga.

Pada hari kejadian, para siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 10 Durian Jantung, Nagari III Koto Aur Malintang, Padang Pariaman sedang melakukan pelajaran olahraga, Rabu (28/2/2024).

Saat pelajaran, guru olahraga meminta para siswanya untuk melakukan gotong royong membersihkan kelas. Sedangkan di luar kelas, guru olahraga itu menyalakan api untuk membakar sampah.

| Baca Juga: Viral Video Siswi SMP di Tegal Alami Perundungan Adik Kelas

Saat sampah terbakar, para siswa berkerubung melingkar di sekitar api untuk melemparkan sampah. Di saat itulah, terdapat salah seorang siswa laki-laki yang menyiram api tersebut menggunakan bensin.

Bukan hanya ke api, bensin itu juga disiramkannya ke arah badan AR yang mengakibatkan tubuh AR terbakar. “Bensin itu diarahkannya ke AR, sehingga api membakar pakaiannya,” kata kakak korban Media Dona.

Dona mengatakan, pada waktu itu kondisi angin cukup kencang. Sehingga api semakin cepat menyambar seluruh bagian tubuh AR.

“Itu ada angin kencang, dia lagi bakar sampah tiba-tiba temannya mengambil botol bensin langsung disemprot ke arah Adelia,” kata Dona pada Sabtu (24/5/2024).

| Baca Juga: Marak Kasus Perundungan, 7 Artis Ini Dulunya Pernah Dibully

Akibatnya, tubuh AR menderita luka bakar sebesar 80 persen. Pada saat kejadian itu, pihak sekolah segera membawa korban ke puskesmas, kemudian dilarikan ke RSUD Lubuk Basung hingga akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil.

Namun takdir berkata lain. Setelah menjalani pengobatan di rumah sakit selama sebulan lebih dan dirawat di rumah, gadis 11 tahun itu akhirnya meninggal dunia pada hari Selasa (21/5/2024).

Pertolongan yang Terlambat

Pada hari kejadian, AR terlambat diselamatkan dari api yang menyambar tubuhnya. Api itu terlambat dipadamkan. Teman-teman korban yang sedang berada di sekitar api berhamburan panik melihat AR yang telah terbakar.

AR sempat berlari ke kamar mandi untuk memadamkan api yang membakar tubuhnya. Namun disayangkan, saat itu kondisi kamar mandi sedang terkunci.

“Dia lari ke kamar mandi lalu kamar mandinya terkunci, kemudian dia lari lagi ke depan kelas,” terang Dona.

| Baca Juga: Ibu Mantan Miss USA 2023 Bongkar Alasan Putrinya Mundur

Ketika di depan kelas, seluruh teman-temannya dan guru pun berteriak histeris mengetahui AR yang terbakar. “Bahkan, sempat pingsan gurunya dua orang,” kata Dona.

Untuk memadamkan api, AR disuruh untuk berguling-guling di tanah. Melihat kondisi tubuh AR yang sebagian besar telah mengalami luka bakar, AR pun segera dilarikan pihak sekolah ke puskesmas terdekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here