Manfaat Minum Kopi, Tingkatkan Kualitas Tidur Lansia

BANYAK MANFAAT. Kandungan kafein saat minum kopi, bagus meningkatkan kualitas tidur bagi lansia. (Foto: Pinterest/Fortune Favours The Brave)
BANYAK MANFAAT. Kandungan kafein saat minum kopi, bagus meningkatkan kualitas tidur bagi lansia. (Foto: Pinterest/Fortune Favours The Brave)

Sebuah tim peneliti di Vrije Universiteit Amsterdam membuat studi yang meneliti manfaat minum kopi atau kafein kepada 1.256 orang yang berusia lanjut di atas 60 tahun atau lansia.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Margreet Olthof dari departemen ilmu kesehatan di Vrije Universiteit Amsterdam itu menganalisis korelasi antara konsumsi kopi dan tidur. Hal itu dilakukan terhadap 1.256 orang berusia 61 hingga 101 tahun (587 pria dan 669 wanita).

Hasil penelitian itu dibagikan dalam penelitian bertajuk “Association of Coffee and Tea Caffeine Consumption with Sleep Health in Older Adults: A Cross-Sectional Study” yang diterbitkan dalam jurnal internasional Nutrients edisi terbaru.

| Baca Juga: Ini Resiko Bila Kamu Minum Kopi Selepas Bangun Tidur

Hubungan Kafein dan Kualitas Tidur

Dalam penelitian tersebut ditemukan, wanita lansia yang rutin minum kopi di malam hari cenderung memiliki kualitas tidur yang baik. Hal ini merupakan temuan baru, sebab temuan ini bertentangan dengan kepercayaan umum yang selama ini mengatakan minum kopi di malam hari dapat membuat kesulitan tidur.

Namun hal itu terbantahkan. Para wanita lansia yang rutin minum kopi cenderung tidak mengalami gangguan tidur dan kurang tidur.

Selain itu, mereka menyebut bahwa proporsi pria lanjut usia yang kurang tidur (kurang dari 7 jam per hari) adalah 17 persen. Lebih rendah dibandingkan dengan 26,3 persen pada wanita.

Perempuan juga melaporkan tingkat gangguan tidur yang lebih tinggi, seperti kesulitan tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu dini, yaitu sebesar 43,4 persen. Lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki yang hanya sebesar 25,7 persen.

| Baca Juga: Sudah tayang! 5 Fakta Film Dokumenter Kopi Siandia Jessica Wongso

Dalam penelitian itu juga dijelaskan, jika rata-rata laki-laki mengonsumsi lebih banyak kafein (286 miligram per hari) dibandingkan wanita (244 miligram per hari).

Selain itu, wanita lanjut usia yang mengonsumsi sedikit kafein cenderung mengalami gangguan tidur dibandingkan mereka yang mengonsumsinya lebih banyak. Secara spesifik, wanita yang tidak mengonsumsi kafein memiliki risiko kurang tidur 2,3 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengonsumsi kafein.

Demikian pula dengan pria lanjut usia, mereka yang mengonsumsi kafein menunjukkan kecenderungan lebih rendah terhadap gangguan tidur dan kurang tidur.

Meskipun, kafein disebut dapat mengurangi sekresi melatonin (hormon yang mengatur tidur) sehingga menyebabkan gangguan tidur. Namun hanya sedikit penelitian yang menyelidiki hubungan antara asupan kafein dan kesehatan tidur di kalangan orang dewasa dan lansia. Seperti yang dilakukan oleh tim peneliti dari Vrije Universiteit Amsterdam tersebut.

| Baca Juga: 5 Manfaat Kopi yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

“Ada perbedaan antarpribadi yang signifikan dalam sensitivitas kafein, sebagian disebabkan oleh faktor genetik,” kata tim peneliti. “Wanita lanjut usia yang tidak mengonsumsi kafein melaporkan lebih banyak gangguan tidur,” lanjut mereka.

Studi ini menunjukkan, bahwa temuan ini mungkin disebabkan oleh wanita yang mengalami gangguan tidur secara sadar menghindari kafein, atau menyesuaikan waktu asupan kafein karena efek stimulasinya.

Bukan hanya pada kualitas tidur, minum kopi juga memiliki manfaat lainnya bagi kesehatan. Dalam penelitian terdahulu, ditemukan bahwa konsumsi kafein juga dapat mengurangi risiko penyakit penyebab kematian, penyakit kardiovaskular, hingga diabetes tipe 2. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here