Ngeri! Dua Helikopter Militer Malaysia Jatuh, Tewaskan 10 Orang

RINGSEK: Dua helikopter militer Malaysia jatuh akibat saling tabrakan dan menewaskan 10 orang. (Foto: Dok. The Star)
RINGSEK: Dua helikopter militer Malaysia jatuh akibat saling tabrakan dan menewaskan 10 orang. (Foto: Dok. The Star)

Dua Helikopter milik angkatan laut Malaysia bertabrakan di udara dan jatuh saat latihan militer untuk parade Angkatan Laut Kerajaan Malaysia, Selasa (23/4/2024). Akibatnya, sepuluh orang meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Dari video yang beredar, tampak salah satu helikopter memotong rotor pesawat lainnya sebelum keduanya jatuh ke tanah. Dikutip dari The Star, dua helikopter yang terlibat tabrakan itu yakni AgustaWestland M503-3 milik Maritime Helicopter Unit (HOM) dan M502-6 Fennec.

AgustaWestland M503-3 membawa tujuh orang jatuh di dekat tangga dan lintasan lari stadion RMN, sedangkan M502-6 Fennec yang membawa tiga orang di dalamnya jatuh ke kolam renang.

Sepuluh korban tabrakan helikopter tersebut terdiri dari tujuh pria dan tiga wanita, usia mereka berkisar antara 26 hingga 41 tahun.

| Baca Juga: Wisatawan Cina Jatuh ke Jurang Gunung Ijen Akibat Keserimpet Rok

Diketahui, kedua helikopter lepas landas dari lapangan Sitiawan pada pukul 09.03 dalam rangka latihan rutin perayaan Hari Angkatan Laut ke-90.

Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, mengatakan dua helikopter yang terlibat tabrakan itu sedang menjalani latihan ketiga untuk perayaan Hari Angkatan Laut ke-90 mendatang.

Total ada tujuh helikopter yang terlibat dalam latihan. “Sedangkan untuk Fennec, ini merupakan latihan ketiga yang melibatkan helikopter, sedangkan untuk HOM pertama yang diperoleh TNI AL pada tahun 2021,” ujarnya.

Mohamed Khaled melanjutkan, sehubungan dengan kejadian nahas tersebut, perayaan Hari Angkatan Laut ke-90 yang diadakan di pangkalan angkatan laut tersebut dibatalkan.

| Baca Juga: Penikaman Kembali Terjadi di Australia, Pelaku Masih Buron

Sebaliknya, dia mengatakan “Tahlil” dan “Doa Selamat” akan dilakukan pada Jumat ini. “Sultan Selangor akan ikut salat sebagai kapten kehormatan angkatan laut. Semua perayaan yang direncanakan telah dibatalkan,” katanya.

Badan investigasi akan dibentuk untuk mengetahui penyebab dua helikopter militer Malaysia jatuh saat sesi latihan tersebut.

“Laporan sementara mengenai kecelakaan itu akan disiapkan sesegera mungkin sebelum laporan lengkap dibuat. Namun hal ini memerlukan waktu karena kami ingin mengungkap penyebab kejadian tersebut,” ungkap Mohamed Khaled.

Sementara, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Fadillah Yusof, mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan khusus kepada keluarga terdekat dari 10 perwira dan personel yang tewas.

| Baca Juga: Spot Foto Kayu Mati Ditutup Usai Turis Cina Jatuh di Kawah Ijen

“Saya yakin pasti ada di antara mereka yang berkontribusi pada Dewan Dana Angkatan Bersenjata (LTAT), ada yang sudah pensiun, dan ada yang punya asuransi,” ucapnya.

Fadillah mengatakan, kejadian tersebut akan berdampak besar bagi anggota keluarganya karena sebagian korbannya adalah perwira dan personel muda.

“Saya sempat berkunjung dan bertemu dengan sanak saudara terdekat, dan kita semua bisa merasakan kesedihan mereka. Apalagi mayoritas dari mereka berasal dari keluarga muda. Pilot muda dan anggota muda. Anak-anak mereka masih kecil,” ungkapnya. (*) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here