Wow! Badarawuhi di Desa Penari Jadi Film dengan Biaya Produksi Fantastis

Foto: Dok. MD Pictures

Beberapa waktu lalu, MD Pictures telah resmi merilis judul dan poster film terbarunya bertajuk Badarawuhi di Desa Penari, yang merupakan sekuel dari film KKN di Desa Penari. Ternyata, film yang disutradarai oleh Kimo Stamboel ini sempat mengalami perubahan judul, yang sebelumnya adalah KKN di Desa Penari 2, kini menjadi Badarawuhi di Desa Penari.

Antusias publik kepada film ini sangatlah tinggi. Oleh sebab itu, Manoj Punjabi tak ingin main-main dengan proyeknya kali ini. Ia mengatakan bila Badarawuhi di Desa Penari menjadi film dengan biaya produksi termahal dari MD Pictures.

“Kalau budget sih fantastis. Fantastis budgetnya. Jadi yang pasti kalau sama Kimo mana pernah murah sih? Nggak mungkin. Saya kira film MD tertinggi (biaya produksinya) adalah ini so far,” kata Manoj sembari tertawa.

Baca Juga: Film KKN Di Desa Penari Raih Best Screen Writer di Asia Pacific Festival Film

Meski tak menyebut angka pasti, Manoj mengatakan produksi Badarawuhi di Desa Penari mencapai lebih dari Rp20 miliar. Sebagai perbandingan, film KKN di Desa Penari saja hanya memakan biaya produksi senilai Rp15 miliar.

Dengan biaya besar, Manoj ingin memberi kualitas tinggi dan jalan cerita yang menarik. Sehingga film tersebut bisa mendapat banyak penonton.

“Tapi gini biarpun budgetnya sangat tinggi saya kira film MD tertinggi adalah ini so far. Tapi bukan sesuatu yang kita buang-buang duit. Karena kalau budget tinggi saya nggak bangga. kadang budget tinggi hanya mau membuat film termahal. kalau saya begitu itu nggak pintar,” kata Manoj.

Baca Juga: Gak Sabar! KKN di Desa Penari Extended Akan Tayangkan Potongan Film Sewu Dino

Manoj Punjabi mengatakan MD Pictures melakukan smart spending (pengeluaran cerdas) selama pengerjaan film tersebut. “Nggak sesuatu yang buang duit hanya untuk mau bikin film horor termahal bukan itu objektifnya. Objektifnya film ter-box office,” tegasnya.

Manoj juga berharap, film Badarawuhi Di Desa Penari bisa go internasional. “Sesuatu yang baru untuk layar lebar dan mudah-mudahan film ini bisa dapat kesempatan go internasional, itu harapan kami,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here