6 Pernyataan Vincent Rompies Usai Diperiksa Kasus Bully Anaknya

Foto: Dok. Nina Rialita

Vincent Rompies akhirnya buka suara terkait kasus bully yang menyeret nama anaknya. Aksi perundungan yang akhir-akhir ini viral terjadi di SMA Binus Serpong, Tangerang. Tindakan bullying ini dilakukan oleh Geng Tai, yang anggotanya berisi puluhan siswa yang bersekolah di tempat tersebut.

Sebagai salah satu orang tua yang anaknya masuk Geng Tai, Vincent Rompies pun hadir untuk menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan. Ditemani kuasa hukumnya, Yakup Hasibuan, Vincent pun menjalani penyelidikan secara kooperatif. Ia menceritakan garis besar hasil pemeriksaannya sebagai berikut.

1. Empati dan Harapan

Vincent mengaku sangat berempati atas kejadian memilukan ini. Ia berharap bila peristiwa serupa tak akan terulang lagi, baik di sekolah atau dimanapun.

“Pertama, saya sangat berempati atas kejadian atau peristiwa yang terjadi saat ini. Dan juga harapannya, semoga tidak ada lagi peristiwa-peristiwa atau kejadian seperti ini di masa mendatang, baik di lingkungan sekolah atau di lingkungan terdekat. Semuanya tidak ada lagi,” ujar Vincent Rompies kepada awak media, Kamis (22/2) malam.

Baca Juga: Istri Vincent Private Instagram-nya Gara-gara Kasus Bullying

2. Keterlibatan Anaknya

Putra Vincent Rompies disebut-sebut sebagai salah satu pelaku yang melakukan aksi bully. Namun terkait hal tersebut, sahabat Desta itu enggan untuk membicarakannya lebih detail. Ia sepenuhnya mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Nanti kita lihat saja deh dari hasilnya, seperti apa. Sekali lagi saya menghargai proses yang diambil dari kapolres,” imbuhnya.

3. Status Anak Sebagai Saksi

Vincent menjelaskan bila status anaknya masih sebagai saksi. “Ya masih saksi, masih saksi,” paparnya.

4. Kabar Anak Dikeluarkan dari Sekolah

Untuk status putranya di sekolah, Vincent mengaku masih dalam proses. Sebelumnya, pihak sekolah Binus School Serpong sudah mengeluarkan pernyataan, bila para siswa yang terbukti melakukan perundungan, telah mendapatkan sanksi berupa DO.

“Itu kita belum tahu ya (status di sekolah), masih proses juga,” ungkapnya.

5. Harapan untuk Penyelesaian Masalah

Agar masalah ini tak berlarut-larut, Vincent Rompies membuka komunikasi dengan korban dan keluarganya. Ia berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Doakan juga, sekali lagi saya masih membuka pintu komunikasi dengan pelapor. Untuk biar ini semua masalah bisa diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan,” tutur Vincent Rompies.

“Semoga bisa menemukan titik terang untuk berdamai dan berdiskusi. Dan juga semua bisa kembali normal,” harapnya.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus Bullying yang Libatkan Anak Vincent Rompies

6. Hindari Media Sosial

Setelah kasus ini mencuat, media sosial Vincent Rompies ramai dibanjiri komentar dari netizen. Ia mengaku bila ia sudah tak membuka media sosialnya selama hampir dua minggu. Dia tidak ingin mempedulikan hal lain, yang paling penting sekarang adalah menyelesaikan masalah ini.

“Saya nggak tahu justru, tidak membuka media sosial sudah seminggu dua minggu ini, nggak buka sosmed. Saya tidak perduli apa pun. Yang saya pedulikan hanya saya ingin masalah ini cepet selesai,” jelasnya lagi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here