Kecelakaan Bus SMP Malang di Tol Jombang, Satu Guru Tewas

Bus pariwisata rombongan SMP asal Malang tampak ringsek usai menabrak truk di Tol Jombang-Mojokerto. (Foto: PJR Polda Jatim)
Bus pariwisata rombongan SMP asal Malang tampak ringsek usai menabrak truk di Tol Jombang-Mojokerto. (Foto: PJR Polda Jatim)

Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan siswa dan guru SMP asal Malang, mengalami kecelakaan di jalan tol Jombang-Mojokerto, Selasa (21/5/2024) malam.

Kecelakaan tersebut melibatkan bus pariwisata rombongan SMP PGRI 1 Wonosari Malang dengan sebuah truk Mitsubishi yang memuat gerabah. Akibatnya dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Tidak hanya itu, 15 penumpang bus mengalami luka-luka. Lima di antaranya luka berat, sedangkan sepuluh lainnya luka ringan. Adapun 33 penumpang lainnya selamat dari insiden tersebut.

| Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Bus di Subang, Perpisahan Pelajar Berakhir Duka

Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Yudiono mengatakan, insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pariwisata dengan truk Mitsubishi itu terjadi di kilometer 695+400 jalur A Tol Jombang-Mojokerto.

Kecelakaan bermula saat bus pariwisata yang membawa 49 penumpang melaju dengan kecepatan tingi dari Yogyakarta menuju arah Malang. Saat tiba di kilometer 695+400 jalur A Tol Jombang-Mojokerto, sopir diduga mengantuk sehingga bus kehilangan kendali.

Laju bus yang tidak terkendali itu akhirnya menabrak bagian belakang truk gerabah bernomor polisi N 9674 UH yang dikemudikan oleh Arif yulianto (37) asal Lawang, Kabupaten Malang.

“Pengemudi bus diduga mengantuk sehingga tidak bisa menguasai kemudi dan oleng ke kiri,” terang AKP Yudiono.

| Baca Juga: Fakta Kecelakaan Moge di Probolinggo, Tewaskan Dokter Suami Istri

Yudiono mengatakan, ketika insiden terjadi, truk melaju di lajur sebelah kiri, sedangkan posisi terakhir bus menempel di bagian bak truk dan menghadap ke timur. Akibatnya, bagian depan bus pun mengalami kerusakan cukup parah.

Sementara itu, dua korban meninggal dalam kejadian tersebut diketahui merupakan kenek bus bernama Edy Sulistiyono (46) dan salah satu guru, Edy Crisna Handaka (62).

Adapun sopir bus yang bernama Yanto (36) merupakan warga Blitar dilaporkan mengalami luka-luka dan masih belum bisa dimintai keterangan.

“Sopir awalnya tidak sadar. Dia sudah sadar ketika di rumah sakit. Jadi belum bisa dimintai keterangan,” ujar Yudiono.

Sementara ini, kecelakaan diduga disebabkan oleh sopir yang mengantuk. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here