Cetak Sejarah, Ed Dwight Jadi Orang Tertua Terbang ke Luar Angkasa

Ed Dwight melakukan selebrasi saat keluar dari kapsul awak Mission NS-25 setelah mendarat di dekat pangkalan Blue Origin dekat Van Horn, Texas, pada hari Minggu. Foto: Blue Origin/AFP/Getty Images
Ed Dwight melakukan selebrasi saat keluar dari kapsul awak Mission NS-25 setelah mendarat di dekat pangkalan Blue Origin dekat Van Horn, Texas, pada hari Minggu. Foto: Blue Origin/AFP/Getty Images

Edward Joseph Dwight atau dikenal Ed Dwight adalah orang Afrika-Amerika berkulit hitam pertama yang mengikuti program pelatihan Angkatan Udara dan astronot NASA pada 1961.

Kini namanya mencuat di berbagai media internasional lantaran menjadi astronot kulit hitam pertama sekaligus tertua yang mencapai luar angkasa pada Minggu (19/5) lalu. Mimpi Ed Dwight akhirnya terwujud.

Pria yang saat ini berusai 90 tahun akhirnya terbang ke luar angkasa setelah penantian 60 tahun lebih lamanya. Dengan roket Blue Origin, Ed Dwight bisa terbang bersama lima awak lainnya.

| Baca Juga: Ibunda Elon Musk Jadi Model Sampul Majalah Tertua! Seperti Apa Gayanya?

Diketahui, perusahaan luar angkasa Jeff Bezos meluncurkan roket Blue Origin dengan misi NS-25 dari Texas barat, menandai penerbangan luar angkasa berawak pertama sejak tahun 2022 di mana roket New Shepard sempat dilarang terbang karena kegagalan di tengah penerbangan.

 

Dilansir dari laman The Guardian, pada tahun 1961, Dwight dipilih oleh Presiden John F Kennedy untuk berlatih sebagai astronot di Aerospace Research Pilot School, namun tidak terpilih untuk Korps Astronot NASA.

Ed Dwight, astronot kulit hitam pertama Amerika Serikat, di kokpit F-104. (Foto oleh Arsip Bettmann/Getty Images)
Ed Dwight, astronot kulit hitam pertama Amerika Serikat, di kokpit F-104. (Foto oleh Arsip Bettmann/Getty Images)

Sejak memasuki kehidupan pribadi pada 1966, Dwight menghabiskan satu dekade sebagai wirausaha, sebelum beralih ke seni pahat untuk menghormati sejarah Kulit Hitam.

| Baca Juga: Pria Tertua di Dunia Beberkan Rahasia Umur Panjang

Dwight telah menciptakan monumen berskala besar dari berbagai tokoh kulit hitam besar termasuk Martin Luther King Jr, Frederick Douglass, dan Harriet Tubman, dan memiliki lebih dari 130 karya publiknya yang dipasang di museum dan ruang publik di seluruh AS dan Kanada.

“Saya tidak punya niat menjadi astronot. Itu adalah hal terakhir dalam daftar keinginan saya,” kata Dwight pada film dokumenter National Geographic tahun 2023, The Space Race. “Tetapi begitu saya diberi tantangan, segalanya berubah.”

Kursi Dwight disponsori oleh Space for Humanity, sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memperluas akses ruang angkasa. Dwight menjadi orang tertua yang terbang ke tepi luar angkasa, melampaui rekor yang dibuat oleh aktor William Shatner yang kembali terbang dengan penerbangan Blue Origin pada Oktober 2021. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here