Momen Kera Ubud Pandai Berpose ’Selfie’ Bareng Turis

Chloe dan Craig Dennis mengatakan monyet itu berpose seolah mengambil foto mereka saat berlibur di Bali. (Foto: Getty Images/DailyMail)
Chloe dan Craig Dennis mengatakan monyet itu berpose seolah mengambil foto mereka saat berlibur di Bali. (Foto: @mrschloe/Getty Images/DailyMail)

Tempat wisata Monkey Forest Ubud di Bali cukup popular di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Baru-baru ini, Chloe dan Craig Dennis, wisatawan asal Devon, Inggris terkesan usai berlibur ke Hutan Kera Suci Ubud tersebut.

Betapa tidak, mereka berhasil selfie bersama salah satu dari 1.260 kera ekor panjang di sana. Yang menarik, si keralah yang terlihat seperti mengabadikan momen itu. Bahkan, si Kera Ubud pun pandai berpose.

Chloe dan Craig seolah tak percaya saat primata itu berpose dengan mulut ternganga. ”Ini benar-benar perjalanan tak terlupakan seumur hidup!” kata Chloe sebagaimana dikutip dailymail.co.uk.

Monkey Forest Ubud merupakan cagar alam di Desa Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali. Luasnya mencapai 12,5 hektar dan menjadi rumah bagi ribuan kera.

| Baca Juga: Bikin Heboh Pengunjung, 100 Anjing Husky Berlarian di Mal

Sejak abad ke-14, hutan itu dianggap sebagai tempat suci dan terdapat tiga candi di dalamnya. Juga menjadi tempat perlindungan kera, serta tempat konservasi dan kawasan cagar alam yang penting di Bali.

Pihak pengelola, mengajak para wisatawan untuk turut menjaga kawasan hutan tersebut. Juga, mengajak masyarakat untuk dekat dengan Kera Ubud dengan cara yang bertanggung jawab.
Kera-kera tersebut diketahui hidup dalam sepuluh kelompok terpisah.

Masing-masing memiliki wilayah jelajahnya sendiri di dalam hutan. Penduduk setempat dan pekerja di hutan memberi makanan para kera berupa ubi jalar dan pisang.

Sebagai imbalannya, kera-kera tersebut tampak dengan senang hati menawarkan selfie kepada wisatawan. Pengunjung dapat membeli voucher ‘aktivitas selfie kera’. Mereka disarankan untuk menjaga jarak dengan kera jika ingin mengambil foto sendiri.

Sebelumnya, pada 2018, sempat ada persoalan hukum tentang kera yang selfie. Saat itu, ada kera yang mencuri kamera fotografer dan mulai memotret dirinya sendiri.

| Baca Juga: Fakta Leah Halton, Influencer yang Videonya Tembus 196 Juta Like di…

Naruto, seekor kera jambul, mengambil beberapa foto di kamera David John Slater, seorang fotografer satwa liar asal Inggris, yang saat itu sedang bertugas di Indonesia. Foto-foto tersebut lantas muncul di sejumlah publikasi pada 2011. Lalu, muncullah konflik mengenai apakah fotografer tersebut masih memiliki klaim hak cipta yang sah atau tidak.

Pengadilan banding di AS menguatkan keputusan bahwa hewan tidak memiliki hak hukum atas foto yang mereka ambil. Namun, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) atas nama Naruto menggugat Slater dan perusahaan penerbitan mandiri Blurb pada 2015.

Dengan gugatan, Slater dan Blurb menerbitkan dan menjual foto-foto Naruto tanpa izin. Hal tersebut dinilai melanggar hak-hak Naruto yang diatur dalam Undang-Undang Hak Cipta.

Setelah mencapai kesepakatan dengan PETA, Slater setuju untuk menyumbangkan 25 persen pendapatan yang diperoleh dari penggunaan atau penjualan foto-foto tersebut kepada badan amal yang melindungi habitat kera di Indonesia. (puj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here