Banjir Bandang Pakistan dan Afghanistan, Telan Puluhan Korban Jiwa

Banjir Bandang yang terjadi di wilayah Pakistan dan Afghanistan, mengharuskan masyarakat setempat mendorong kendaraan. Foto : AP/Muhammad Sajjad)
Banjir Bandang yang terjadi di wilayah Pakistan dan Afghanistan, mengharuskan masyarakat setempat mendorong kendaraan. Foto : AP/Muhammad Sajjad)

Puluhan orang tewas dan luka-luka akibat bencana banjir bandang di negara Pakistan dan Afghanistan. Banjir disertai longsor itu disebabkan hujan lebat selama seminggu terakhir.

Sejauh ini, ada sebanyak 98 orang tewas dan 89 lainnya terluka akibat peristiwa tersebut. Hal tersebut berdasarkan laporan Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan, NDMA.

Jumlah orang yang tewas maupun luka akibat terkena reruntuhan bangunan saat terjadi banjir bandang. Sebanyak 3.261 rumah rusak, dan 536 bangunan hunian rusak total.

Dilaporkan, banjir dan longsor ini terjadi di provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), Balochistan, dan Punjab serta Jammu dan Kashmir yang dikelola Pakistan, juga dikenal sebagai Azad Jammu dan Kashmir.

| Baca Juga: Banjir Melanda Negara Teluk: Bandara Dubai Lumpuh, 18 Orang Tewas di Oman

Di kawasan perbukitan KP dan Balochistan, banjir bandang dan longsor juga menyebabkan kerusakan jalan dan jembatan. NDMA memperingatkan bahwa hujan turun akan terus berlanjut hingga 22 April dengan potensi banjir di wilayah Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.

“Curah hujan diperkirakan dapat memicu banjir bandang di nullah lokal di beberapa wilayah, termasuk Khuzdar, Ziarat, Zhob, Sherani, Muslim Bagh, Quetta, Pishin, Kech, Panjgur, Gwadar, dan Turbat,” katanya.

Mereka juga memperkirakan akan terjadi hujan lebat pada tanggal 25 hingga 29 April. Sehingga masyarakat diminta untuk menjauh dari bangunan yang lemah, dan tidak mengemudi atau berjalan di tengah banjir.

Sementara itu, Kementerian Penanggulangan Bencana Afghanistan menyebutkan sedikitnya 70 orang tewas dan 56 lainnya luka-luka akibat hujan lebat dan banjir di beberapa wilayah negara itu selama sepekan terakhir.

| Baca Juga: Gunung Ruang di Ditaro Meletus, Ribuan Warga Dievakuasi

Banjir dahsyat ini juga merusak 2.627 rumah baik sebagian maupun seluruhnya, sementara lebih dari 600 ternak juga musnah.

Hal itu berdasarkan laporan Kantor Berita Bakhtar yang dikelola pemerintah, mengutip laporan kementerian. Badan cuaca setempat juga memperkirakan curah hujan saat ini akan berlanjut hingga Minggu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here