Waspada Silent Stroke, Kenali Penyakit yang Datang Mendadak

Silent stroke, penyakit yang bisa datang mendadak tanpa disadari. Foto: Dok. Freepik
Silent stroke, penyakit yang bisa datang mendadak tanpa disadari. Foto: Dok. Freepik

Jika sebuah penyakit kerap kali datang menyerang manusia dengan beberapa gejala, hal ini tidak berlaku bagi silent stroke. Sama seperti namanya, penyakit ini bisa dialami oleh manusia tanpa mereka sadari.

Kebanyakan stroke biasanya disebabkan oleh adanya gumpalan yang menyumbat pembuluh darah di otak. Penyumbatan tersebut kemudian dapat menghalangi darah dan oksigen untuk sampai ke bagian otak.

Biasanya, penderita stroke mengalami gejala awal seperti kelemahan syaraf dan pergerakan pada wajah, tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya, kesulitan bicara, mata mulai rabun, sakit kepala hebat, dan kehilangan keseimbangan.

Namun hal tersebut berbeda dari penderita silent stroke yang tidak merasakan gejala apapun.

| Baca Juga : Kenali Beragam Titik Refleksi Kaki, Bisa Redakan Stres

Pada dasarnya, stroke jenis ini memang sulit untuk dideteksi. Pasalnya, gangguan yang disebabkan oleh silent stroke hanya berdampak pada bagian otak kecil dan hanya terjadi di pembuluh darah kecil otak. Ini kemudian membuat tidak adanya pengaruh pada kemampuan bicara atau bergerak penderitanya.

Kebanyakan penyakit ini baru diketahui dalam pemeriksaan dokter setelah hasil CT scan menunjukkan adanya titik putih bagian otak yang menandakan adanya penyakit silent stroke.

Selain itu, penderita silent stroke biasanya juga sulit membedakan gejalanya dengan keluhan kesehatan sehari-hari. Beberapa gejala meliputi masalah keseimbangan, sering terjatuh, mood yang mudah berubah, sulit mengatur kandung kemih, dan berkurangnya kemampuan untuk berpikir.

Terkait penyebab silent stroke, penyakit ini bisa juga bisa muncul dipengaruhi oleh penyakit lain seperti pembekuan darah, tekanan darah tinggi, penyempitan arteri, kadar kolesterol tinggi, dan diabetes.

| Baca Juga : Kenali Tahi Lalat yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Kanker

Meski hanya menyebabkan kerusakan kecil pada otak, silent stroke juga bisa menjadi penyakit berbahaya jika terus menerus menyerang penderitanya.

Melansir dari Healthline, stroke ini bisa berujung pada penyakit demensia atau pikun. Selain itu juga bisa menyebabkan masalah emosi yang membuat penderitanya tiba-tiba menangis atau tertawa, perubahan cara berjalan, tersesat di jalan yang biasa dikenali, sulit mengatur BAB dan BAK.

Lebih jauh lagi, penyakit ini juga bisa berubah menjadi lebih parah lagi seiring berjalannya waktu jika tidak segera diobati.

Untuk menghindari terkena silent stroke, anda bisa mulai untuk menjaga pola hidup dengan menjaga tekanan darah, gula, dan kolesterol, berkegiatan fisik aktif, mengurangi konsumsi garam, hindari merokok, menjaga berat tubuh, makan makanan yang menyehatkan jantung, serta hindari minuman dengan embel-embel membantu diet. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here