Kritik Sosial Di Balik Senandung Istri Bromocorah Karya Iwan Fals

Iwan Fals (Foto : Instagram/@iwanfals)
Iwan Fals (Foto : Instagram/@iwanfals)

Karya Iwan Fals ini memiliki cerita kehidupan kelam keluarga Bromocorah atau saat dikenal dengan sebutan Residivis. Kalimat ‘Nak, berhentilah jangan sekolah bapakmu sudah tak kerja’ menjadi pembuka lagu tersebut.

Lagu “Senandung Istri Bromocorah” sendiri, termasuk dalam album KPJ atau Kelompok Penyanyi Jalanan yang diluncurkan pada 1985. Di kanal YouTube KPJ, lagu ini telah ditonton lebih dari 200 ribu views. 

Pengamat musik, Irish Woyo mengatakan kalau lagu “Senandung Istri Bromocorah” menggambarkan tentang suara hati dan keputusasaan dari seorang istri akan mirisnya kehidupan mereka.

| Baca Juga : Gelar Konser di Usia 62 Tahun, Begini Profil Iwan Fals

“Lagu “Senandung Istri Bromocorah” kalau saya lihat menggambarkan  tentang suara hati dan keputusasaan dari seorang istri akan mirisnya kondisi hidup mereka, hingga si bapak menjadi seorang bromocorah tuk bisa membiayai anaknya bersekolah,” ucap Irish ketika dihubungi pada, Sabtu (15/06).

Lagu tersebut menjadi salah satu ciri khas dari seorang Iwan Fals yang banyak menarasikan kritik sosial. Kritik tersebut khususnya menggambarkan kondisi masyarakat pada era lagu tersebut diciptakan.

“Layaknya lirik lagu-lagu Iwan fals yang lebih banyak menarasikan kritik sosial yang terjadi di masyarakat, lagu Senandung Istri Bromocorah juga bertutur tentang itu. Terutama kondisi sosial masyarakat pada era lagu itu dibuat yaitu tahun 80an,” tuturnya.

| Baca Juga : Iwan Fals Gak Bisa Tidur Gara-Gara Isyana Sarasvati

Dia memaparkan, Iwan Fals bisa jadi menarasikan kondisi saat itu yang dimana sulit untuk mendapat pekerjaan sehingga untuk menafkahi keluarganya, seorang bapak terpaksa melanggar hukum layaknya seorang Bromocorah.

“Mungkin Iwan fals menarasikan bahwa kondisi saat itu sulit mencari pekerjaan, sehingga untuk menafkahi keluarganya seorang bapak harus melakukan perbuatan yang jelas melanggar hukum seperti Bromocorah.” ujarnya.

Kata Bromocorah sendiri berasal dari bahasa Jawa, kata tersebut banyak ditafsirkan sebagai perbuatan kejahatan seperti perampokan.

“Bromocorah sendiri berasal dari bahasa jawa, banyak ditafsirkan sebagai perbuatan kejahatan seperti perampokan” katanya.

Irish mengatakan juga kalau Iwan Fals bisa jadi tidak sepenuhnya menggambarkan Bromocorah sebagai sebuah aksi perampokan. Dia mengatakan, bisa jadi Iwan menceritakan Bromocorah sebagai sebuah aksi kejahatan yang dilakukannya secara berulang demi kebutuhan hidup.

“Tetapi bisa jadi Iwan Fals tak sepenuhnya menggambarkan Bromocorah itu sebagai aksi perampokan, bisa juga sebuah aksi kejahatan yang dilakukannya secara berulang demi suatu kebutuhan hidup,” papanya.

“Tetapi apapun orang memaknainya Bromocorah umumnya dilakukan menyangkut tekanan ekonomi sehingga dan memaksa orang tuk melakukan apa saja demi cukupnya biaya sekolah anak. Namun secara pasti hanya Iwan Fals lah yang tau,” sambungnya.

Di era kemunculan Senandung Istri Bromocorah diketahui sedang berjalannya sebuah operasi “Petrus” yang diterapkan oleh pemerintah Orde Baru. Bukan rahasia umum, penembak misterius tersebut bertugas untuk mengeliminasi berbagai kasus kejahatan di era itu. 

Syair “Nak, mari berdoa agar bapak selamat dari penembakan. Berita gencar di setiap lemparan koran tentang dibunuhnya para bromocorah” bisa dikaitkan sendiri dengan operasi penembakan era Orde Baru.

Sebatas informasi tambahan, bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia pada 2022  lalu menyatakan kalau operasi petrus merupakan pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lampau.

Operasi tersebut dikatakan pelanggaran HAM berat, pasalnya dalam operasi tersebut telah menghilangkan nyawa seseorang tanpa melalui proses pengadilan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here