Makna Lagu Runtuh Feby Putri, Inspirasi Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis

Begini makna lagu Runtuh milik Feby Putri yang jadi inspirasi film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Foto: Dok. Kolase YouTube Sinemaku Pictures, Feby Putri NC
Begini makna lagu Runtuh milik Feby Putri yang jadi inspirasi film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Foto: Dok. Kolase YouTube Sinemaku Pictures, Feby Putri NC

Terinspirasi dari lagu Runtuh milik Feby Putri, film Bolehkan Sekali Saja Kumenangis sukses menarik banyak perhatian publik karena penasaran dengan kisah lengkapnya.

Film yang dibintangi Prilly Latuconsina ini disebut-sebut menjadi salah satu film yang akan menggambarkan banyak kehidupan manusia saat ini yang harus menahan beban sendirian, sama seperti lagu Runtuh.

Lagu Runtuh dirilis pertama kali oleh Feby Putri pada tahun 2021 lalu yang dinyanyikan duet bersama dengan Fiersa Besari. Dengan lirik puitis dan makna yang dalam, Runtuh sukses menjadi salah satu lagu terpopuler Indonesia di Spotify pada tahun tersebut.

| Baca Juga : Sinopsis Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, Film Baru Prilly Latuconsina

Secara umum, lagu ini menggambarkan tentang kehidupan seseorang yang berat dan penuh beban namun tak ada siapapun yang mengetahuinya. Seperti lirik pertama lagunya, “Ku terbangun lagi. Di antara sepi. Hanya pikiran yang ramai.”

Di lirik lain juga digambarkan bagaimana orang lain selalu mengharapkan kita agar selalu terlihat baik-baik saja meski sedang terluka. 

“Ketika mereka meminta tawa. Ternyata rela tak semudah kata.”

Sedangkan bagian reff lagunya adalah bagian yang disebut-sebut sangat menggambarkan kehidupan orang-orang yang harus pura-pura bahagia terlepas dari banyaknya beban dan luka yang mereka rasakan.

| Baca Juga : Bintangi My Nerd Girl 3, Naura Ayu Ngaku Depresi

“Tak perlu khawatir, ku hanya terluka. Terbiasa ‘tuk pura-pura tertawa. Namun, bolehkah sekali saja ku menangis. Sebelum kembali membohongi diri?”

Lirik bagian lirik di reff, ‘bolehkah sekali saja kumenangis’ lalu kemudian dikutip untuk dijadikan judul dari film.

Selain memberikan gambaran kehidupan, lagu Runtuh juga memberikan pesan pada pendengarnya untuk bisa beristirahat sejenak jika merasa lelah dengan kehidupan.

“Ketika kau lelah. Berhentilah dulu. Beri ruang, beri waktu”

Dengan lirik sarat makna kehidupan, film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis yang terinspirasi dari lagu Runtuh  juga dipersembahkan untuk penonton yang merasakan kisah hidup serupa. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here