Jahe Kering vs Jahe Segar, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ilustrasi Jahe kering dan segar, keduanya punya beda manfaat kesehatan. (Foto: Freepik)
Ilustrasi Jahe kering dan segar, keduanya punya beda manfaat kesehatan. (Foto: Freepik)

Siapa yang tak tahu jahe? Salah satu rempah yang memiliki banyak manfaat ini biasa digunakan untuk bumbu dapur, minuman hangat, bahkan sebagai obat-obatan herbal

Ada dua jenis jahe, yaitu kering dan segar. Jahe kering, dibuat dengan mengeringkan akar jahe segar lalu digiling menjadi bubuk halus. Sementara jahe segar, dalam bentuk mentah dan alami.

Keduanya menawarkan beberapa manfaat untuk kesehatan. Namun biasanya di tengah masyarakat muncul pertanyaan, jahe segar atau jahe kering manayang lebih baik dikonsumsi?

| Baca Juga: Kaya Vitamin, Manfaat Buah Duku untuk Kesehatan Tubuh

Dikutip dari laman Healthshost, Ahli Diet, Fisioterapis, dan Pendidik Diabetes Bersertifikat di Gurgaon, Dr Archana Batra, mengatakan jahe kering memiliki beberapa manfaat, di antaranya :

  • Memperbaiki pencernaan: jahe kering terkenal karena kemampuannya meningkatkan pencernaan. Dapat meredakan gangguan pencernaan, mengurangi perut kembung, dan meringankan ketidaknyamanan pencernaan.
  • Sifat anti-inflamasi: Mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi, berpotensi membantu mengatasi kondisi peradangan dan meredakan nyeri otot dan sendi.
  • Dukungan pernafasan: Jahe kering dapat membantu meringankan masalah pernafasan. Ini sering digunakan untuk meredakan batuk, pilek, dan sakit tenggorokan juga.

Sementara untuk jahe segar, diantaranya :

  • Anti mual: Jahe segar terkenal dengan khasiat anti mualnya. Ini sering digunakan untuk meringankan mabuk perjalanan, mual di pagi hari selama kehamilan, dan mual yang disebabkan oleh berbagai kondisi. Mengunyah sepotong kecil jahe segar atau membuat teh jahe bisa efektif.
  • Kandungan antioksidan: Kaya akan antioksidan, membantu melawan stres oksidatif dan berpotensi mengurangi risiko penyakit kronis.
  • Baik untuk pencernaan: Mirip dengan jahe kering, jahe segar mendukung pencernaan dengan merangsang produksi air liur dan empedu, yang membantu memecah makanan dan mencegah ketidaknyamanan gastrointestinal.
  • Obat masuk angin: Jahe segar juga biasa dikonsumsi sebagai obat masuk angin dan flu, karena dapat membantu meringankan gejala dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

| Baca Juga: Manfaat Penting Minum Susu saat Sahur dan Berbuka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here