Chemistry Natasha Wilona dan Aliando dalam Film Argantara, Antara Cinta dan Nafsu

Foto: Dok. Instagram @natashawilona12

Natasha Wilona menjadi salah satu nama yang terlibat di film Argantara. Dalam film yang diproduksi Hitmaker Studios ini, ia beradu akting dengan Aliando Syarief.

Jelang perilisan, cerita film karya Guntur Soeharjanto sudah menjadi bahan perbincangan karena dianggap menormalisasi kondisi hamil di usia muda.

Memang, dalam cerita yang beredar dikisahkan karakter Syera Jehani yang diperankan oleh Wilona sudah hamil di usia 16 tahun ketika masih duduk di bangku SMA. Namun, ia membantah jika kondisi yang dialami Syera tersebut terjadi di luar hubungan pernikahan.

“Di sini sebenarnya bagi aku, ini kita ngomong fakta ya, cinta dan nafsu itu punya satu garis tipis. Satu batas garis tipis,” katanya di Plaza Senayan XXI Jakarta, Sabtu (17/12)

Menurut Wilona, Argantara (Aliando Syarief) bukan dengan sengaja menghamili Syera (Natasha Wilona). Justru Syera hamilnya setelah dinikahi Argantara tanpa sepengetahuan teman-temannya.

“Memang usianya sangat muda, tapi aku percaya bahwa ini sebenarnya bagian dari: Satu, kebutuhan biologis. Kedua, hawa nafsu itu dimiliki oleh semua orang,” jelas Wilona.

|Baca Juga: Setelah Kesal Gara-Gara Aliando, Prilly Latuconsina Kini Jadi Obat Nyamuk Angga Yunanda

Karena sudah sah jadi pasutri lewat pernikahan dini, apapun yang dilakukan keduanya sebenarnya sah-sah saja. Lebih lanjut, perempuan 24 tahun itu juga mengatakan jika sinopsis yang akhirnya menjadi bahan pergunjingan jelang perilisan film produksi Hitmaker Studios itu hanya bagian kecil dari keseluruhan cerita yang diangkat. Ia pun berharap publik tak buru-buru untuk mengklaim film yang tayang pada 29 Desember 2022 itu menormalisasi kondisi hamil di usia muda.

“Ya ini menjelaskan tentang manusia yang erat dengan nafsu dan lain-lain. Jadi memang harus menonton filmnya baru bisa memyimpulkannya,” tegasnya.

Setelahnya, Wilona berbagi pandangan soal menikah muda. “Cuma kalau aku pribadi, aku memang tidak menganjurkan atau menyarankan teman-teman atau fans-ku untuk melakukan hubungan intim di usia yang sangat muda apalagi di luar dari pernikahan,” ujarnya.

Karenanya, Wilona mengajak publik untuk menonton dulu film Argantara di bioskop mulai 29 Desember 2022, baru berdiskusi dan menilai alur ceritanya.

“Ini tuh sama kayak film perang. Film perang dibuat bukan untuk mengajak penonton berperang melainkan belajar sejarah, faktor pemicu dan dampak supaya jangan sampai itu terjadi lagi,” jelas wanita kelahiran 15 Desember 1998 itu.

Foto: Dok. Instagram @natashawilona12

Beri Edukasi tentang Pernikahan Dini

Memang, secara keseluruhan film Argantara mengekspose soal kehidupan Syera (Natasha Wilona) yang mendadak berubah ketika ia menikah muda dengan Argantara (Aliando Syarief). Sifat dan sikap keduanya yang bertolak belakang membuat rumah tangga mereka penuh pertengkaran.

Di satu sisi, pernikahan Argantara dan Syera harus dirahasiakan dari sekolah, termasuk teman-teman mereka karena berisiko dikeluarkan dari sekolah. Namun, kondisi makin pelik saat Syera tiba-tiba hamil di usia yang masih sangat muda.

Aliando mengatakan bahwa Film Argantara bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat mengenai dampak negatif menikah muda. “Dalam film ini, kita bisa lihat bagaimana cara Arga menghargai perempuan yang dinikahinya di usia 16 tahun. Meski romantis dan perhatian, namun lantaran Arga ini bandel dan bad boy, menyebabkan rumah tangga yang dibinanya berantakan dan sumbernya karena dia menikah terlalu muda,” ungkap Aliando.

Menurut Aliando, film terbarunya ini merupakan representatif realitas kehidupan remaja metropolitan yang penuh adegan aksi.

“Dari film ini, kita bisa menunjukkan bahwa bagaimana nakalnya seorang anak muda yang menikah pada usia muda dan kemudian istrinya yang baru berusia 16 tahun hamil. Namun dia harus menyembunyikannya dari kehidupannya, sehingga yang terjadi rumah tangganya berantakan. Dari film ini, kita banyak belajar bahwa menikah muda itu perlu persiapan, jangan sampai keinginan kita untuk bermain dan bersosialisasi terkendala karena kita menikah,” tegasnya.

|Baca Juga: Sempat Menghilang, Aliando Akhirnya Mengaku Alami Gangguan Mental

Produser film Argantara, Rocky Soraya mengatakan isu pernikahan dini yang menjadi tema besar dalam Argantara merupakan sebuah edukasi dan pengingat bagi para remaja.

“Ceritanya ini bahwa kita 16 tahun dan kita nikah, kita belum siap karena banyak hal hal yg kita nggak siap. Mereka harus menjadi dewasa secara cepat tapi moralnya? Jadi tidak mudah menjalani pernikahan dini,” ujar Rocky.

Argantara merupakan adaptasi dari novel terlaris dengan judul sama karya Falistiyana, yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto.
Guntur mengaku memiliki tantangan yang cukup besar saat menggarap film tersebut. Salah satunya adalah bagaimana kisah “Argantara” bisa sesuai dan relevan dengan jaman sekarang.

“Membuat film remaja tidak gampang, saya banyak bertanya juga bagaimana kehidupan remaja, bagaimana komunikasi anak jaman sekarang ya biar related, bagaimana cara mereka menyampaikan peran gitu. Saya harap mendidik dan ada unsur kebaikan,” kata Guntur.

Selain Natasha Wilona dan Aliando Syarief, Argantara juga diperkuat Ahmad Pule, Renald Ramadhan, Jefan Nathanio, Putri Patricia, dan Jeremy Thomas. Lagu tema film ini dibawakan Potret. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here