Ejen Ali The Movie Siap Meriahkan Tahun Baru Kalian

0
100
film-ejen-ali
Foto: Yanuarika/Nyata

Ejen Ali bakal memeriahkan liburan tahun baru di Indonesia. Mengikuti kesuksesan luar biasa di Malaysia dan Singapura, Ejen Ali The Movie bakal hadir di bioksop Indonesia mulai tanggal 1 Januari 2020. Film animasi garapan Wau Animation dan Primeworks Studio ini, juga mengikuti kesuksesan versi serialnya di Indonesia yang telah tayang di MNCTV sejak 2017.

“Di Singapura dan Malaysia, Ejen Ali The Movie mendapatkan sambutan dan antusias yang luar biasa dan ini memberikan semangat kami dalam memajukan dunia animasi,” kata Datuk Ahmad Izham Omar, Chief  Officer Primeworks Studio di acara jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Ejen Ali The Movie menceritakan tentang anak berusia 12 tahun yang secara tidak sengaja direkrut sebagai mata-mata, dan memiliki peran di sebuah lembaga rahasia bernama Meta Advance Tactical Agency atau MATA. Ali dan MATA bertugas untuk melindungi Kota Cyberaya yang futuristik dari ancaman luar.

Baca juga: Menyusur Rumah Chris Hemsworth yang Terdiri dari 6 Bangunan

Ali terkejut saat mengetahui bahwa dia bukan lagi satu-satunya penguasa alat Infinity Retinal Intelligence System atau IRIS. Karena MATA telah meningkatkan IRIS menjadi alat yang lebih canggih yaitu IRIS Neo untuk semua agen MATA. Hal ini membuat Ali mempertanyakan keberadannya untuk MATA.

Ali pun didekati seseorang yang jahat bernama Niki. Kepada Ali, Niki mengaku mengetahui perihal hubungan pribadi dirinya dengan sang ibu, Aliya. Mempertaruhkan kesetiaannya kepada MATA, Ali pun memulai pengejaran mendebarkan untuk mengungkap hal misterius ini.

Kisah dan kualitas yang ditawarkan film animasi Malaysia ini memang tak kalah dengan film animasi Hollywood. Kualitas itu hadir lewat kerja keras tim produksi dalam waktu yang cukup lama.  Hal itu diakui sendiri oleh pimpinan produksinya, Usamah Zaid Yasin selaku Chief Executive Officer Wau Animation.

“Bukan hanya waktu menulis cerita yang lama, tapi juga dari segi budget. Film ini dihasilkan satu tahun delapan bulan, tapi dibandingkan dengan animasi Hollywood yang empat tahun. Jadi, perlu kerja keras untuk menghasilkan film ini. Sangat sulit,” tutur Usamah Zaid Yasin di kesempatan yang sama. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here