Jurnalis Australia Terjang Reruntuhan Gempa Palu Demi Nyawa Kucing

0
552
pahlawan-gempa-palu-selamatkan kucing james massola
Foto: Dok. Instagram James Massola

Ketika ribuan jiwa melayang, nyawa seekor kucing kecil seakan bukanlah hal yang besar. Ini tidak berlaku untuk jurnalis Sydney Morning Herald, James Massola. Pahlawan gempa Palu itu, begitu peduli dengan nyawa makhluk kecil malang tersebut. 

Menjalankan tugasnya di Petobo, Sulawesi Tengah, James telah melihat banyak sekali derita. Namun, pagi itu suara tangisan kecil menggugah batinnya.

“Meong.. Meong,” bunyi itulah yang menghantui James, pada pukul 07.30 pagi 3 Oktober silam. Anak kucing malang itu, terjebak di antara reruntuhan.

“Aku tak bisa melihat dimana dia. Jadi aku hanya mencari sumber bunyi itu,” cerita James saat dihubungi Nyata.

 

 

 

 

 
 
 
View this post on Instagram
 

 

 

 

 

 

 
 

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A post shared by jamesmassola (@jamesmassola) on

Baca juga: 20 Cerita Menyentuh di Balik Tragedi Thailand Cave Rescue

Tanpa babibu, James menerjang lumpur yang memisahkannya dengan kucing itu. Namun, baru beberapa meter ia melangkah, tubuh James terjebak di dalam lumpur.

James segera meraih balok kayu dari reruntuhan bangunan di sampingnya. Ia pun menarik dirinya keluar, dan berlindung di atas tanah yang kokoh.

Kegagalan itu membuatnya bersedih, ia pun berlalu meninggalkan lokasi itu. Namun, takdir berkata lain, 40 menit kemudian keduanya kembali dipertemukan.

Si kucing malang di bawah reruntuhan. Sumber: Dok. Pri James Massola

Baca juga: Viral! Sosok Batman Muncul di Tengah Pengungsian Syria

Kebahagiaan James langsung membuncah, ketika melihat kucing berbulu cokelat muda itu, berjalan di dekat puing pintu berwarna hijau. Ia pun segera menyelamatkannya.

James segera membawanya kepada Nova, seorang perempuan yang begitu mencintai kucing. Mereka merawat kucing malang itu di sana.

Perjuangan James dengan si kucing belum berakhir. Bahkan, ia menemukan anak kucing lainnya. Penasaran dengan cerita selengkapnya? Baca ulasannya di Tabloid Nyata edisi 2478, yang terbit Sabtu, 29 Desember 2018. (*)