Alami Kelumpuhan, Ratu Kecantikan Ini Gagal Maju Miss England

Alanta Richards, terpaksa mundur dari kontes kecantikan negaranya setelah mengalami kelumpuhan. Foto : Istimewa
Alanta Richards, terpaksa mundur dari kontes kecantikan negaranya setelah mengalami kelumpuhan. Foto : Istimewa

Ratu kecantikan, Alanta Richards, terpaksa mundur dari kontes kecantikan negaranya setelah mengalami kelumpuhan. Padahal, wanita 18 tahun ini memiliki peluang bagus untuk dinobatkan sebagai Miss England.

Alanta Richards memiliki dua gelar kecantikan ketika dia mengikuti kompetisi tetapi terpaksa keluar karena ketakutan akan meningitis.

Alanta tidak dapat merasakan kaki kirinya dengan baik dan bergantung pada tongkat untuk bergerak setelah menjalani prosedur yang sangat invasif untuk memeriksa penyakitnya.

“Saya masih sangat menderita. Saya tidak bisa lagi melakukan hal-hal yang saya sukai seperti menunggang kuda dan saya hampir tidak bisa merasakan kaki kiri saya sama sekali. Tidak ada reaksi refleks dan satu sisi tubuh saya jauh lebih lemah dibandingkan sisi lainnya. Saya tidak tahu apa yang terjadi tetapi merasa ada yang tidak beres. Saya khawatir saya tidak akan merasa sehat lagi,” ungkapnya, dikutip dari The Sun.

| Baca Juga : Harashta Haifa Zahra Siap Wakili Indonesia di Miss Supranational 2024

Dua gelar kecantikan telah dicapai Alanta, seperti Miss Surrey saat ini dan juga masuk sebagai Miss Hampshire 2023. Sehingga dia optimis memiliki peluang bagus untuk menjadi Miss England setelah mendapatkan kesempatan kedua untuk mendapatkan hadiah tersebut.

“Saya sangat senang dan sangat bersemangat karena saya pikir saya memiliki peluang bagus tahun ini karena ini adalah kali kedua saya berkompetisi.” Katanya.

Tapi sepuluh hari sebelum kontes bulan lalu dia terbangun dengan sakit kepala yang menyilaukan, sakit tenggorokan, nyeri tubuh dan kepekaan terhadap cahaya sebelum suhu tubuhnya melonjak hingga 41 derajat.

“Saya pergi tidur dengan sedikit sakit kepala, tetapi ketika saya bangun, rasanya sangat buruk. Ada rasa sakit di sekujur tubuhku dan pacarku Shane bahkan tidak bisa menyentuhku, itu sangat buruk,” ujarnya.

| Baca Juga : Bocor! Rekaman Pemilik Lisensi Miss Universe, Atur Pemenang dan Yang Kalah

Alanta bergegas menelepon 111 agar mendapatkan pertolongan ambulans, namun tidak muncul dalam waktu tiga jam.  Ayahnya, Wayne,  bergegas membawanya ke Rumah Sakit Frimley Park di Camberley, yang berjarak 10 mil dari rumah mereka di Farnham, Surrey.

“Ketika saya tiba, seluruh tubuh saya sangat menderita. Saya bisa berjalan tetapi sangat pusing.” ucapnya.

Dokter mencurigai Alanta menderita meningitis dan dengan cepat memberinya infus sebelum pemindaian otak dan tidak ada masalah.

Ketika dia terbangun di ranjang rumah sakit keesokan paginya dalam “penderitaan yang luar biasa”, dokter memutuskan untuk melakukan pungsi lumbal – prosedur menyakitkan yang menggunakan jarum untuk mengeluarkan cairan tulang belakang.

“Para dokter menjelaskan bahwa saya mungkin merasakan sensasi kesemutan dan memberi tahu mereka jika saya merasakannya. Mereka mencoba memasukkan jarumnya sebanyak tiga kali sebelum berhasil, lalu tiba-tiba saya merasakan sakit yang menusuk hingga ke kaki kiri saya. Saya merasa seperti sedang dibelah,” ungkapnya.

“Saat itu saya berteriak kesakitan dan menyuruh mereka mengeluarkannya. Setelah itu, dokter menyuruh saya untuk berbaring selama 15 menit tetapi ketika saya berdiri, kaki saya mati dan punggung saya terasa sakit.” sambung  Alanta.

| Baca Juga : Miss World 2023 Beri Semangat Kontestan Miss Indonesia 2024

Alanta membutuhkan bingkai zimmer untuk kembali ke bangsal dan mengatakan dia tidak dapat merasakan kaki kirinya dengan baik sejak saat itu – karena khawatir kaki kirinya lumpuh sebagian.

Dia mengklaim rumah sakit hanya memberinya dua sesi fisioterapi singkat di rumah sakit tetapi dia masih tidak bisa berjalan dengan baik ketika dia dipulangkan ke rumah pada tanggal 15 Mei.

Alanta mengatakan dia kemudian diberitahu bahwa dia tidak menderita meningitis dan tulang belakangnya bengkok sehingga membuat prosedurnya sulit.

Malam berikutnya, saat para kontestan tampil di panggung kontes Miss England, Alanta terbaring di tempat tidurnya dalam keadaan cacat.

“Saya merasa sangat tidak enak karena saya seharusnya berada di sana di atas panggung, berkompetisi.” Kata Alanta.

Alanta juga tidak bisa memulai pekerjaan baru sebagai asisten perawatan setelah dirawat di rumah sakit dan mengatakan dia hampir tidak bisa melakukan apa pun karena dia berjalan terpincang-pincang hanya dengan satu kaki menggunakan tongkat.

“Saya melewatkan kesempatan untuk ikut serta dalam Miss England dan juga harus menunda memulai pekerjaan baru saya.

“Saya masih belum mendengar kabar dari rumah sakit tentang fisioterapi lebih lanjut untuk mengatasi masalah ini dan saya sangat khawatir masalah ini akan permanen. Saya juga sedang menunggu janji dengan dokter spesialis saraf.

“Saya butuh dukungan untuk berjalan dan butuh bantuan untuk masuk dan keluar dari kamar mandi dan turun ke bawah.

“Saat saya lelah, kaki saya terasa berat, tetapi sebaliknya saya hampir tidak merasakan apa pun. Jika seseorang mencubit saya, saya tidak akan bisa merasakannya sebanyak yang saya bisa rasakan di kaki kanan saya.” (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here