Pesawat Boeing Senegal Air Tergelincir saat Lepas Landas, 11 Penumpang Terluka

Foto hanya ilustrasi Foto: Dok. Pexels Pixabay

Pesawat Boeing 737-300 di Senegal, tergelincir saat lepas landas di Bandara Internasional Blaise Diagne, Diass, Kamis (9/5) lalu. Pesawat yang berpenumpang 78 orang itu keluar dari landasan pacu, sesaat sebelum terbang.

“Pesawat B737/300, yang merupakan penerbangan carter Air Senegal, membawa 78 penumpang dan menuju ibu kota Mali, Bamako,” tulis manajemen bandara dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.
Akibatnya, 11 penumpang terluka dan empat diantaranya mengalami cidera serius. Sementara enam lainnya langsung dilarikan ke ruang medis bandara untuk mendapatkan perawatan.
Dilansir dari BBC, tragedi ini membuat pilot mengalami luka ringan. Beruntungnya, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Jatuhnya pesawat Boeing 737 Senegal Air ini membuat bandara ditutup sampai 12 jam lamanya. Dari foto yang beredar di media sosial. Nampak kepulan asap dan api muncul di sekitar pesawat yang terperosok di pinggiran landasan pacu.
Beberapa petugas langsung berlarian menghampiri pesawat. Mereka mencoba secepat mungkin untuk mengevakuasi semua penumpang.
“Seluruh layanan darurat bandara telah dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan melakukan perawatan kepada mereka,” imbuh pihak manajemen bandara.
Diketahui bila pesawat Boeing 737 tujuan Ibu Kota Mali, Bamako itu adalah pesawat yang disewakan atas nama perusahaan Swasta, Transair.
Paska insiden itu, pihak Bandara Internasional Blaise Diagne mengkonfirmasi bila bandara sudah beroperasi kembali.

“Kami memberitahu Anda bahwa Bandara Internasional Blaise Diagne telah dibuka kembali,” kata LAS, dikutip dari CNN.

“Operasi bandara telah kembali normal,” lanjutnya.

Sampai artikel ini diunggah, polisi tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 Senegal Air tersebut.
Sampai saat ini, Boeing masih belum buka suara terkait kejadian itu. Tetapi peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan yang terjadi akibat pesawat rakitan mereka. Apalagi, Boeing telah mengalami krisis soal keselamatan produk.
Seperti baru-baru ini, saat pintu yang digunakan di pesawat Boeing 737 Max Alaska Airlines tiba-tiba meledak, setelah lepas landas di Amerika Serikat.
Sampai saat ini, perusahaan Boeing juga masih diselidiki terkait masalah itu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here