Selalu Tampil Ceria, Enzy Storia Ternyata Pernah Ingin Bunuh Diri

Foto: Dok. Instagram

Kerap dikenal sebagai selebriti yang ceria, ternyata Enzy Storia menyimpan kisah pilu masa lalunya. Dalam podcast YouTube Daniel Mananta, ia membagikan cerita saat berpisah dari sang ayah.

Aktris berusia 30 tahun harus itu mengikhlaskan kepergian sang ayah di saat usianya masih sangat belia. Rupanya, masalah utamanya pada waktu itu karena perbedaan agama.

“Ketika aku umur 5 sampai 6 tahun, papaku meninggalkan mamaku dan akhirnya pergi, mereka berpisah karena agama,” kata Enzy, Selasa (15/11) lalu.

Meski peristiwa itu telah berlangsung puluhan tahun lalu, Enzy tak bisa serta merta menghapus memori itu dari ingatannya. Kenangan itu masih tersimpan rapi,bahkan ia masih ingat kecupan terakhir dikeningnya saat ayahnya mengucap perpisahan.

“Jadi aku digendong sama embok aku, aku kebangun udah ramai gitu berisik, mama papaku berantem. Aku dibawa ke rumah mbak (pengasuh),” imbuhnya.

Ia melanjutkan, “Terus ya udah, terakhir aku inget banget, aku dicium jidatnya sama papaku terus mamaku masih berantem”.

Sejak kejadian itu, Enzy hanya mengingat bila dirinya dibawa pergi oleh pengasuhnya dan setelahnya ia tak pernah bertemu kembali dengan sang ayah.

“Terus aku dibawa kabur sama mbak dirumahnya, dari hari itu sampai sekarang, aku enggak pernah ketemu papa. Aku nangis tiga hari pada saat itu nggak ketemu papaku waktu di rumah embok,” jelas Enzy sambil menahan tangis.

|Baca Juga: Deretan Potret Romantis Pernikahan Private Rachel Amanda dan Narawastu Indrapradna

Foto: Dok. YouTube

Sampai pada akhirnya, di tahun 2005 saat tsunami melanda tempat tinggalnya. Ayahnya yang telah pergi tiba-tiba menghubunginya dan bertanya keadaan Enzy saat itu.

“Waktu itu kejadian tsunami, aku inget banget. Nggak lama dari itu, mamaku banyak kehilangan keluarganya terus akhirnya papaku datang kontak lagi karena tahu kejadian itu mendunia banget,” lanjutnya.

|Baca Juga: Terbongkar! Sosok Simpanan Pinkan Mambo, Pria Kaya Berinisial G

Setelah itu terjadi, konflik yang lebih besar hadir dalam keluarganya. Mama Enzy menikah dengan pria lain dan menyuruhnya untuk berhenti menghubungi sang ayah lagi. Sejak saat itu, Enzy tak pernah tau kabar ayah kandungnya tersebut.

“Dari situ ketahuan lah mamaku udah nikah lagi, mungkin itu jadi konflik. Nggak lama dari itu mama bilang ke aku untuk ‘stop cari papa kamu, papa kamu udah meninggal’,” papar Enzy.

“Aku sebenarnya nggak tahu papaku udah meninggal apa engga sih, karena semenjak itu semua akses, semua berkas, semua info tentang dia udah engga ada. Tapi aku tahu kondisinya, ya mungkin mamaku punya masalah mental isu sendiri, dengan kegagalan-kegagalannya dia, dengan beratnya menghidupi anak sendirian, mama nggak bisa ngasih support system yang kuat buat aku, karena dia harus nyelametin dirinya juga,” jelas Enzy berlinang air mata.

Terlalu besar beban yang ditanggung Enzy muda, sampai membuatnya berpikir untuk mengakhiri hidup. Namun sekarang kondisi Enzy sudah jauh lebih baik dan mulai menerima segala masa lalunya.

“Aku yang dulu sih bener-bener stres banget. Kayak ‘kenapa udah nggak ada ayah, kok sosok mama juga nggak aku dapetin’. Bayangin anak umur 9 tahun bisa mikir ‘kayaknya aku mau mati aja deh Tuhan’ ‘kenapa aku dilahirin? Itu umur 9 tahun udah mikir kayak gitu tuh menurut aku aneh aja gitu,” kenangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here