Bertema ’CICLO’, Surabaya Fashion Parade 2021 Siap Digelar

sutrabaya-fashion-parade
Sebagian busana yang akan ditampilkan. Foto: HENI

Setelah beberapa kali tertunda, Surabaya Fashion Parade (SFP) 2021 akhirnya akan digelar pada 2-5 Desember 2021. Mengambil tema CICLO, SFP 2021 akan digelar secara hybrid: offline dan online.

Dikatakan founder SFP Dian Apriliana Dewi, pandemi COVID-2019 memang membuat panitia kesulitan untuk menggelar ajang fashion terbesar di Surabaya itu, sehingga harus tertunda beberapa kali. ”Tapi kami berkomitmen Surabaya Fashion Parade harus digelar setiap tahun, bagaimanapun caranya,” tegas Dian.

Tanggal pun ditetapkan pada 2-5 Desember 2021. Untuk offline lokasinya dipilih yang lebih kecil, yaitu di Chameleon Hall Tunjungan Plaza 6 lantai 5. Sedang di Atrium lantai dua akan ditampilkan fashion exhibition dan booth dari berbagai brand dan sponsor.

”Karena di Chameleon tidak dapat menampung banyak orang, nanti di atrium juga akan dipasang big screen. Sehingga banyak orang yang bisa melihat fashion show yang ditampilkan,” terang wanita berkulit eksotik itu.

Sementara secara online acara ini dapat diakses melalui live streaming YouTube dan IG Live Surabaya Fashion Parade.

Dian bersyukur mendekati diselenggarakannya pergelaran tersebut makin banyak desainer yang bergabung. Begitu pun dengan sponsor makin banyak yang masuk. ”Mudah-mudahan SFP kali ini bisa digelar dengan lancar,” harapnya.

Berkelanjutan

Ki-Ka: Alben Ayub Andal, Dian Apriliana Dewi dan perwakilan dari sponsor. FOTO: HENI

Ditambahkan Ketua Panitia SFP 2021 Alben Ayub Andal, kali ini tema yang dipilih adalah CICLO. CICLO berasal dari bahasa Italia. Artinya continuity atau berkelanjutan.

”Jadi meski pandemi COVID-19 masih berlangsung, namun kehidupan masyarakat harus tetap berlanjut. Begitu pula dengan fashion,” ujar desainer yang juga anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC) Jawa Timur itu.

Baca juga: 4 Tips Tampil Percaya Diri Ala Puteri Indonesia. Wajib Dicontek Nih!

Selama dua tahun pandemi, banyak sekali baju yang menumpuk, karena susah dijual. Dengan tema CICLO, para desainer masih bisa memutar baju-baju lama, di-upgrade, di-upcyled, dibentuk ulang, sehingga menghasilkan look baru.  

”Ini harus dilakukan, karena sampah terbanyak di dunia berasal dari industri fashion. Itulah mengapa kami sebagai desainer sangat konsen dengan ini. Kami berusaha berpikir tentang sustainable fashion,” bebernya.  

Empat Tema

Lebih dari 40 desainer bakal menampilkan karyanya di SPF 2021. Termasuk desainer tamu antara lain Deden Siswanto, Lenny Agustin, Nuniek Mawardi dan Weda Githa.

Mereka akan tampil dalam empat hari dengan tema yang berbeda-beda. Keempat tema itu adalah Ethnic & Mix, Moslem Wear-Modest, Cocktail Gown dan Urban.*hen  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here