Keponakan Bicara Soal Meghan Markle yang Dimusuhi Keluarganya

0
430
sifat-meghan-markle
Foto: Getty/Click.ro

Kehidupan baru Meghan Markle, seakan menjadi idaman bagi banyak perempuan. Terlebih bagi mereka yang percaya dengan cerita cinta negeri dongeng.

Namun kehidupan Meghan tidak serta merta happily ever after, usai menikah dengan sang Pangeran. Di sisi lain, wanita asal Amerika Serikat ini, juga harus menerima banyak olokan. Salah satunya, datang dari ayahnya sendiri, Thomas Markle.

Bersama dengan kakak tiri Meghan, Samantha Markle, Thomas seakan tak ingin hidup putrinya tenang. Keduanya seringkali menyebarkan hal-hal buruk tentang Meghan, hingga melontarkan berbagai sindiran kepadanya dan Pangeran Harry.

Baca juga: Meghan Markle Jadi Bahan Tertawaan Gara-gara Gaun yang Dikenakan

Meski begitu, keponakan Meghan, Tyler Dooley punya pendapat yang berbeda. Tyler adalah putra dari Thomas Markle Jr. (kakak tiri Meghan) dan Tracy Dooley.

keponakan-meghan-markle
Tyler Dooley. Foto: MTV

Tyler memang tidak diundang dalam pernikahan Meghan, pada Mei kemarin. Namun, ia tidak semena-mena memberikan komentar negatif terhadap bibinya itu.

“Aku sangat menghormatinya (Meghan) lebih dari sebelumnya. Terlebih setelah aku mempelajari budaya bangsawan,” ucap Tyler dalam acara MTV The Royal World.

Baca juga: Pangeran George Ketahuan Berulah di Pernikahan Putri Eugenie

Acara tersebut, membawa Tyler untuk tinggal beberapa waktu dengan sejumlah keluarga bangsawan. Ia pun mulai memahami rumitnya kehidupan mereka. Dari situ, rasa hormat Tyler kepada Meghan meningkat.

“Ada banyak etika yang harus ditunjukkan, terlebih pada acara-acara sosial. Ini adalah gaya hidup yang jauh berbeda dengan budaya Amerika,” tambah Tyler.

Mengetahui rahasia kehidupan baru Meghan, membuat Tyler semakin mengaguminya. “Aku selalu melihatnya dengan kagum, sejak aku kecil. Dia selalu jadi sosok yang menyenangkan dan bersemangat. Dari pengalamanku ini pula, aku semakin kagum kepada Meghan. Sungguh menakjubkan, bagaimana dia bisa beradaptasi dengan kehidupan bangsawan dengan mudah,” ceritanya. (*/rez)