PSY Dituntut Rp 3,5 M Karena Penampilannya di Panggung Indonesia

0
3468
kasus-psy
Foto: Wikimedia Commons

Penyanyi solo asal Korea Selatan, PSY baru-baru ini mengalami kejadian kurang mengenakkan. Pelantun Gangnam Style tersebut, harus dituntut karena dianggap tidak memenuhi kewajibannya saat tampil di Indonesia, pada 21 Oktober 2017 silam.

Sebuah agensi dari Indonesia berinisial A yang menangani konser tersebut, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Sipil Seoul terkait kasus ini. Perusahaan tersebut merasa dirugikan, dengan tindakan PSY yang dinilai tidak profesional.

Baca juga: Setelah 8 Tahun, PSY Putuskan Keluar dari Agensinya

Pemilik nama asli Park Jae Sang itu, disebut tidak memenuhi kuota yang dijanjikan. Dalam perjanjian yang ada, ia dijadwalkan untuk mengisi konser dengan 5 buah lagu, pada pukul 21.00 sampai 21.30 WIB.

Namun, PSY datang lebih awal dan naik panggung pada pukul 20.30 WIB. Ia pun hanya membawakan 4 buah lagu. Karena hal tersebut, agensi A menuntutnya sebesar 275,4 won atau setara dengan Rp 3,5 miliar.

Dilansir dari Allkpop, tuntutan tersebut resmi ditolak oleh pihak pengadilan pada Senin (5/11) kemarin. Pihak agensi PSY pun mengklaim bahwa pelantun Gentlemen itu, tidak melanggar kontrak.

“Agensi tersebut hanya mencoba untuk merusak reputasi PSY,” ucap perwakilan agensi PSY.

Baca juga: Andy Lau Isi Penghujung 2018 dengan Kemeriahan Pernikahan

Seperti yang diketahui, PSY sempat menghebohkan dunia dengan lagu dan tarian Gangnam Style pada 2012 silam. Video musiknya, sempat menjadi yang terbanyak ditonton di situs YouTube. Hingga kini, klip tersebut sudah dilihat sebanyak 3,2 miliar kali. (*)